{"id":11791,"date":"2024-03-15T10:23:00","date_gmt":"2024-03-15T03:23:00","guid":{"rendered":"https:\/\/pluginongkoskirim.com\/?p=11791"},"modified":"2024-03-15T14:39:09","modified_gmt":"2024-03-15T07:39:09","slug":"economic-order-quantity","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pluginongkoskirim.com\/economic-order-quantity\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Economic Order Quantity (EOQ) [+Contoh Soal]"},"content":{"rendered":"\n
Dalam mempelajari supply chain<\/em>, Anda juga akan menemui cara menghitung Economic Order Quantity<\/em> sebagai bagian yang tidak terpisahkan.<\/p>\n\n\n\n Konsep kesetimbangan ini juga menjadi salah satu poin penting dalam pengelolaan inventori<\/strong><\/a>. Apasih sebenarnya EOQ ini?<\/p>\n\n\n\n Singkatnya, Economic Order Quantity<\/em> atau EOQ adalah formula yang membantu perusahaan menentukan jumlah optimal untuk dipesan agar biaya total inventori bisa diminimalkan.<\/p>\n\n\n\n Kami akan membahas secara mendalam apa itu Economic Order Quantity<\/em>, mengapa itu penting, kategori biaya dalam EOQ, cara menghitungnya, dan faktor yang perlu diperhatikan saat menghitung EOQ.<\/p>\n\n\n\n Economic Order Quantity<\/em> (EOQ) adalah konsep dalam manajemen operasional dan manajemen logistik yang membantu perusahaan menentukan jumlah barang optimal untuk dipesan dengan tujuan menekan total biaya inventori.<\/p>\n\n\n\n EOQ adalah titik di mana kombinasi biaya pesanan dan biaya penyimpanan menjadi minimum. Konsep ini diperkenalkan oleh Ford W. Harris<\/strong> pada tahun 1913<\/strong> dan sejak itu telah menjadi alat penting dalam pengelolaan inventori.<\/p>\n\n\n\n Economic order quantity<\/em> adalah “jumlah optimal pesanan yang menghasilkan biaya total terendah dari biaya pesanan dan biaya penyimpanan”<\/p>Philip Kotler<\/strong>, seorang ahli pemasaran terkemuka<\/cite><\/blockquote><\/figure>\n\n\n\n Artinya, EOQ membantu perusahaan menemukan keseimbangan antara biaya pesanan dan biaya penyimpanan, yang pada akhirnya akan mengurangi biaya total inventori.<\/p>\n\n\n\n EOQ digunakan untuk menentukan jumlah optimal barang yang dipesan untuk menekan biaya total inventori. Biaya total inventori mencakup biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya kehabisan stok.<\/p>\n\n\n\n Jumlah optimal tersebut dihitung dengan menggunakan rumus matematika yang mempertimbangkan variabel-variabel berikut untuk mencari jumlah pesanan yang optimal.<\/p>\n\n\n\n Misalkan Anda memiliki toko online yang menjual sepatu. Anda membutuhkan persediaan sepatu untuk menjalankan bisnis Anda, tetapi Anda juga ingin meminimalkan biaya yang terkait dengan persediaan tersebut, seperti biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.<\/p>\n\n\n\n Jika Anda memesan terlalu banyak sepatu sekaligus, Anda akan menghabiskan banyak uang untuk biaya pemesanan dan Anda mungkin akan kehabisan tempat untuk menyimpannya.<\/p>\n\n\n\n Sebaliknya, jika Anda memesan terlalu sedikit sepatu, Anda mungkin akan kehabisan stok dan kehilangan penjualan, apalagi jika tidak memiliki safety stock<\/strong><\/a> sebagai cadangan.<\/p>\n\n\n\n EOQ membantu Anda menemukan jumlah pesanan yang tepat sehingga Anda dapat meminimalkan biaya total inventori Anda.<\/p>\n\n\n\n Begitulah contoh economic order quantity secara sederhana. Untuk contoh perhitungannya simak pembahasan di bagian rumus EOQ.<\/p>\n\n\n\n EOQ merupakan salah satu metode kunci dalam pengelolaan inventori yang sangat penting. Berikut adalah beberapa alasan mengapa EOQ sangat penting:<\/p>\n\n\n\n Secara keseluruhan, EOQ membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih baik terkait jumlah barang yang akan dibeli untuk disimpan.<\/p>\n\n\n\n Dalam menghitung EOQ, terdapat tiga kategori biaya utama yang perlu dipertimbangkan, yaitu:<\/p>\n\n\n\n EOQ bertujuan untuk menemukan keseimbangan optimal antara biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya kehabisan stok sehingga biaya total inventori bisa diminimalkan.<\/p>\n\n\n\n EOQ dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:<\/p>\n\n\n\nApa itu Economic Order Quantity atau EOQ<\/h2>\n\n\n\n
\n
<\/figure><\/div>\n\n\n
Pentingnya Economic Order Quantity (EOQ)<\/h2>\n\n\n\n
\n
EOQ membantu menemukan titik optimal antara biaya pemesanan dan biaya penyimpanan, sehingga mengurangi biaya total inventori.<\/li>\n\n\n\n
Dengan mengoptimalkan jumlah pesanan, EOQ membantu dalam mencegah kehabisan stok yang bisa mengakibatkan kehilangan penjualan dan kekecewaan pelanggan.<\/li>\n\n\n\n
EOQ membantu dalam menghindari pemesanan barang dalam jumlah yang berlebihan.<\/li>\n\n\n\n
Dengan mengurangi frekuensi pemesanan dan jumlah barang yang disimpan, EOQ membantu meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\nCara Menghitung Economic Order Quantity<\/h2>\n\n\n\n
1. Kategori Biaya dalam EOQ<\/h3>\n\n\n\n
\n
Biaya pemesanan terkait dengan biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan barang. Biaya ini mencakup biaya administrasi, biaya pengiriman, dan biaya lain yang terkait dengan pemesanan barang dari pemasok.<\/li>\n\n\n\n
Holding cost atau storage cost terkait dengan penyimpanan barang di gudang atau tempat penyimpanan lain. Biaya ini mencakup biaya penyimpanan, biaya asuransi, biaya kerusakan, dan biaya lain yang terkait dengan penyimpanan barang.<\/li>\n\n\n\n
Permintaan berkaitan langsung dengan biaya kehabisan stok. Tingkat permintaan yang tinggi dapat meningkatkan risiko kehabisan stok jika persediaan tidak dikelola dengan baik.<\/li>\n\n\n\n
Stockout cost adalah potensi kerugian ketika permintaan tidak dipenuhi akibat stok habis. Biaya ini mencakup kehilangan penjualan, kekecewaan pelanggan, dan biaya lain yang terkait dengan kehabisan stok.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n2. Rumus Economic Order Quantity<\/h3>\n\n\n\n