Word of mouth marketing adalah<\/strong> salah satu strategi pemasaran yang paling efektif daripada jenis iklan lainnya untuk meningkatkan penjualan. Berbagai riset telah membuktikannya.<\/p>\n
Mengutip Business News Daily
<\/p>\n
Word of mouth marketing adalah<\/strong> strategi pemasaran dengan memancing orang untuk membicarakan, mempromosikan, merekomendasikan suatu produk atau layanan kepada orang lain.<\/p>\n
Word of mouth sendiri awalnya terbentuk dari kepuasan konsumen terhadap suatu produk atau layanan, yang kemudian dikomunikasikan secara sukarela.<\/p>\n
Hal ini kemudian dipelajari oleh pengamat dan peneliti bisnis dan pemasaran. Sehingga, mereka bisa mengadaptasi efek dari “kepuasan produk yang kemudian direkomendasikan” untuk melakukan penjualan.<\/p>\n
Berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan tersebut, secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa word of mouth marketing dibagi menjadi dua jenis:<\/p>\n
Sebelum era teknologi, cara mengkomunikasikan kepuasan ini dilakukan dari mulut-ke-mulut. Inilah yang oleh para ahli pemasaran disebut Traditional Word-of-Mouth (WOM)
Tak ayal, beradasarkan sebuah penelitian yang dikutip oleh Forbes
Artikel lain yang diterbitkan oleh School of Business, University of Maryland
Semakin berkembangnya dunia, di mana Blog pribadi, Instagram, TikTok, hingga YouTube muncul, WOM marketing tidak terhenti namun malah berkembang.<\/p>\n
Banyak orang menggunakan media online untuk membagikan pendapat mereka tentang suatu produk atau layanan yang mereka gunakan.<\/p>\n
Yang sebelumnya “kepuasan terhadap produk” hanya diberitahukan dari mulut ke mulut, sekarang orang bisa membagikannya secara masal. Oleh pakar ini disebut sebagai electronic Word of Mouth (e-WOM)
Hal ini dibuktikan oleh publikasi riset eksperimental di Journal of Business Research
Perbedaan antara traditional wom dan e-wom.<\/p><\/div>\n
Nah, jika sudah memahami tentang apa itu WOM dan jenisnya, kamu juga perlu tahu lebih detail mengenai manfaat dari strategi pemasaran yang satu ini. Apa manfaatnya?<\/p>\n
<\/p>\n
Dilihat dari penjelasan sebelumnya, tentu kamu sudah bisa menebak beberapa manfaat word of mouth marketing terhadap sebuah produk atau layanan, ya!<\/p>\n
Namun, untuk lebih meyakinkan lagi, berikut kami beri gambaran bagaimana strategi marketing yang juga digunakan Gojek<\/a> ini dapat berkontribusi positif terhadap sebuah brand.<\/p>\n
<\/p>\n
Salah satu keuntungan word of mouth marketing adalah brand kamu secara otomatis mendapat promosi secara gratis dari konsumen, karena mereka memberi pendapat baik.<\/p>\n
Dengan begitu, orang yang belum mencoba produk atau layanan dari brand kamu bisa terpengaruh secara positif untuk coba membeli.<\/p>\n
Keuntungan lainnya dari word of mouth marketing adalah produk\/layanan yang kamu berikan akan mendapat kesan atau image yang positif pada orang lain.<\/p>\n
Image positif tentu dapat membangun motivasi orang untuk menggunakan produk\/layanan yang kamu tawarkan.<\/p>\n
<\/p>\n
Strategi pemasaran word of mouth tentu saja berperan dalam meningkatkan penjualan dari produk atau layanan yang kamu tawarkan.<\/p>\n
Peningkatan penjualan ini adalah dampak dari beberapa penyebab sebelumnya, yakni adanya promosi gratis, adanya kesan positif, dan meningkatnya brand awarness.<\/p>\n
<\/p>\n
Mungkin ada di antara kamu yang belum menyadari bahwa di sekitar kita, contoh word of mouth marketing itu sering terjadi. Berikut adalah beberapa contoh word of mouth marketing:<\/p>\n
Dan masih banyak lagi contoh-contoh word of mouth yang dapat kamu temui sehari-hari, baik di dunia nyata alias real life, atau di dunia maya, melalui internet.<\/p>\n
Sampai di sini, tentu kamu sudah memahami bahwa word of mouth marketing adalah cara mengenalkan produk hingga melakukan penjualan yang cukup efektif.<\/p>\n
Lantas, bagaimana cara meningkatkan penjualan produk atau layanan yang kamu punya dengan strategi marketing yang satu ini?<\/p>\n
<\/p>\n
Karena WOM ini mengandalkan pendapat orang lain, tentu kamu tidak sepenuhnya bisa mengontrol apa yang dikatakan orang terhadap produk atau layanan yang kamu tawarkan.<\/p>\n
Eits, jangan menyerah dulu. Meski jenis marketing ini berada di luar kendali kamu sebagai pebisnis, namun kamu bisa mengatur strategi agar word of mouth marketing ini terjadi.<\/p>\n
Untuk menciptakan efek word of mouth pada produk kamu, sehingga produk kamu mendapat review yang positif dan memiliki brand image yang baik, berikut caranya:<\/p>\n
Salah satu dengan cara menulis artikel SEO friendly<\/a> di blog-blog yang memang sudah dipercaya oleh target pasar kamu. Jadi kamu bisa bekerjasama dengan blogger atau media tersebut.<\/p>\n
Cara lain yang saat ini banyak dilakukan para pebisnis adalah kolaborasi dengan influencer, baik di Instagram, TikTok, hingga YouTube.<\/p>\n
Namun perlu diperhatikan bahwa menentukan influencer pun juga perlu strategi. Pilih lah influencer dengan pengikut yang sesuai dengan target pasar kamu.<\/p>\n
Tak bisa dipungkiri, produk atau layanan yang bagus bisa menjadi senjata paling ampuh untuk membuat orang mengatakan yang baik-baik tentang brand-mu.<\/p>\n
Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa word of mouth marketing adalah strategi pemasaran yang sangat efektif, malai dari meningkatkan brand awareness hingga penjualan.<\/p>\n
Sampai titik ini, semoga kamu sudah paham apa itu word of mouth hingga contohnya yang dapat kamu temui di sekitar, ya! Sehingga kamu bisa menerapkan strategi ini.<\/p>\n
Ada masukan, kritik konstruktif atau saran apapun? Kamu dapat menyampaikannya melalui email kami di contact@tonjoo.com. Feedback dari kamu sangat berarti untuk kami \ud83d\ude42<\/p>\n
Nah, jika dengan strategi word of mouth marketing ini penjualan kamu meningkat, kamu bisa menggunakan layanan kami, yakni Plugin Ongkos Kirim,
Bagi yang sering berkirim barang dan hendak melakukan cek resi<\/a> atau tarif ongkos kirim<\/a>, kamu bisa melakukannya dengan mudah menggunakan layanan kami, loh. Selain itu juga 100% gratis.<\/p>\n
Yuk, cek resi dan ongkos kirim pengiriman barang kamu.<\/p>\n