4 Jenis CRM dan Cara Memilih Software yang Tepat!

Nasikhun A. 28 Apr 2023 4 Menit 0

Sebelum memilih software CRM (Customer Relationship Management), penting mengetahui jenis CRM beserta fungsinya. Sehingga kamu bisa menganalisa mana software yang cocok untuk kebutuhan perusahaan.

Seperti yang mungkin sudah kamu tahu, aplikasi CRM (Customer Relationship Management) adalah perangkat yang dapat membantu pemilik bisnis mengelola informasi pelanggan untuk meningkatkan hubungan dan keuntungan jangka panjang.

Diperkirakan, pangsa pasar aplikasi CRM meningkat 2.1% dan mencapai $58.8 miliar di tahun 2026 dengan perbandingan tahun 2021 sebesar $52.8% miliar. Besarnya pangsa pasar ini dapat menjadi sinyal semakin tinggi kebutuhan aplikasi CRM dalam bisnis.

Lantas, apa saja jenis CRM? Bagaimana cara memilih software CRM yang tepat untuk bisnis kamu? Simak jawabannya di artikel ini. Markimak, mari kita simak! 😉 ~

4 Jenis CRM Berdasarkan Fungsinya

Ada empat jenis CRM berdasarkan fungsinya. Berikut penjelasannya beserta beberapa rekomendasi aplikasi CRM yang dapat kamu coba.

Jenis crm

1. Operational CRM

Operational CRM adalah jenis CRM yang berfokus pada proses bisnis yang berkaitan dengan pelanggan, seperti penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis terkait pelanggan. Contohnya adalah Salesforce CRM, Zoho CRM, dan HubSpot CRM.

Rekomendasi software CRM: Zoho CRM, HubSpot CRM.

2. Analytical CRM

Analytical CRM adalah jenis CRM yang berfokus pada analisis data pelanggan untuk memberikan wawasan dan informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan strategi bisnis.

Tujuannya adalah untuk membantu perusahaan memahami perilaku pelanggan dan meningkatkan pengambilan keputusan bisnis. Contohnya adalah Oracle CRM, SAP CRM, dan Microsoft Dynamics CRM.

Rekomendasi software CRM: Microsoft Dynamics CRM, SAP CRM.

3. Collaborative CRM

Collaborative CRM adalah jenis CRM yang berfokus pada kolaborasi antara perusahaan dan pelanggan, serta antara berbagai departemen di dalam perusahaan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dalam membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Contohnya adalah SugarCRM, Salesforce CRM, dan Zoho CRM.

Rekomendasi software CRM: Salesforce CRM, SugarCRM.

4. Strategic CRM

Strategic CRM adalah jenis CRM yang berfokus pada pengembangan strategi bisnis untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Tujuannya adalah untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan serta mengembangkan program loyalitas untuk meningkatkan retensi pelanggan. Contohnya adalah Infor CRM, Oracle CRM, dan SAP CRM.

Rekomendasi software CRM: Infor CRM, Oracle CRM.

Cara Memilih Jenis CRM yang Tepat

Jenis crm

Untuk dapat menerapkan CRM pada perusahaan, tentu kamu perlu memahami cara memilih jenis CRM yang tepat. Bagaimana cara memilih jenis CRM yang kompatibel?

1.Tentukan Tujuan Bisnis

Sebelum memilih software CRM, perusahaan perlu menentukan tujuan bisnis mereka terlebih dahulu. Apabila tujuannya jelas, maka mudah memilih fitur CRM, mengoptimalkan sumber daya, hingga mengevaluasi keberhasilan.

Jadi, kamu perlu memahami apakah tujuan bisnisnya adalah meningkatkan penjualan, meningkatkan retensi pelanggan, meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis terkait pelanggan, atau tujuan lainnya.

Dengan mengetahui tujuan bisnis, perusahaan dapat lebih mudah menentukan fitur-fitur apa yang dibutuhkan dari software CRM.

2. Identifikasi Kebutuhan Bisnis

Setelah menentukan tujuan bisnis, perusahaan perlu mengidentifikasi kebutuhan bisnis mereka terkait dengan pengelolaan pelanggan. Jika sudah mengetahui kebutuhan bisnis, kamu akan dimudahkan dalam meningkatkan efisiensi bisnis dan menghemat biaya.

Kamu harus mencari jawaban dari pertanyaan apakah perusahaan memerlukan software CRM untuk memonitor kampanye pemasaran, mengelola penjualan, memberikan layanan pelanggan, atau kebutuhan bisnis lainnya.

Dengan mengidentifikasi kebutuhan bisnis, perusahaan dapat memilih software CRM yang memiliki fitur dan fungsionalitas yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

3. Tinjau Fitur dan Fungsionalitas Software CRM

Setelah mengetahui kebutuhan bisnis, perusahaan dapat melakukan tinjauan terhadap fitur dan fungsionalitas software CRM.

Perusahaan perlu memastikan bahwa software CRM yang dipilih memiliki fitur-fitur yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bisnis.

Beberapa fitur yang perlu dipertimbangkan adalah manajemen data pelanggan, analisis data, kampanye pemasaran, manajemen penjualan, layanan pelanggan, dan integrasi dengan sistem lainnya.

4. Tinjau Kualitas dan Keandalan Software CRM

Selain fitur dan fungsionalitas, perusahaan juga perlu mempertimbangkan kualitas dan keandalan software CRM.

Perusahaan perlu memastikan bahwa software CRM yang dipilih memiliki performa yang baik, mudah digunakan, dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

Perusahaan juga perlu memeriksa apakah software CRM tersebut mendapatkan sertifikasi keamanan dan privasi yang diperlukan.

5. Periksa Biaya dan Fleksibilitas

Perusahaan perlu mempertimbangkan biaya dan fleksibilitas software CRM yang dipilih.

Beberapa software CRM mungkin memiliki biaya langganan bulanan atau tahunan, sedangkan yang lain mungkin memerlukan biaya instalasi dan penggunaan.

Perusahaan perlu memastikan bahwa biaya yang dikeluarkan sesuai dengan nilai yang didapat dari software CRM tersebut.

Perusahaan juga perlu mempertimbangkan fleksibilitas software CRM dalam memenuhi kebutuhan bisnis mereka saat ini dan di masa depan.

Pages: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
crm
Nasikhun A.
Ditulis oleh

Nasikhun A.

Moch. Nasikhun Amin is a late specializer, data-informed SEO content writer who is constantly hungry for growth. A lifelong learner who is interested in the marriage between creativity and technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *