Intip Kisah Sukses Pendiri Shopee, Si Milyarder di Usia Muda

Ayu Triworo 25 Nov 2021 5 Menit 0

Sayangnya GG Games belum berhasil dan akhirnya tidak lepas landas. Sehingga terpaksa harus berhenti hanya setelah beberapa tahun beroperasi.

2009, Mendirikan Garena

Tak juga kapok, tahun 2009 Li menjadi pendiri Garena bersama rekan lain yaitu Gang Ye dan David Chen.

Pada tahun-tahun pertama, Garena hanya sebatas portal game online. Masih jauh dari sukses dan hanya beroperasi di ruko kecil di kawasan Maxwell Road. Pendapatannya pun diperoleh dari game digital, salah satunya League of Legends.

2010, Garena Dijual

Meski sempat menghasilkan, Garena pun berakhir kurang lebih sama dengan GG Games. Pada akhirnya, Li pun menjual saham Garena ke Tencent dan Riot Games pada 2010.

Garena akhirnya berada di bawah bimbingan dan bantuan dana dari perusahaan asal Cina yaitu Tencent sebagai pemilik saham terbesar.

Garena Berubah Menjadi Sea Ltd

Selang beberapa lama, Garena berganti nama menjadi Sea Ltd (Sea Limited). Nama baru ini adalah singkatan dari Southeast Asia (Asia Tenggara). Perusahaan ini menguasai seluruh wilayah Asia Tenggara meliputi:

  • Singapura
  • Vietman
  • Filipina
  • Malaysia
  • Thailand
  • Indonesia
  • Taiwan

Perubahan nama terinspirasi dari nama wilayah tempat perusahaan berdiri. Sekaligus menjadi harapan perusahaan akan menjadi penguasa wilayah tersebut.

Baca Juga: Cara Menambah Follower Shopee Dengan Mudah [+Keuntungannya]

Bisnis Meluas Hingga Sekarang

Tak menunggu waktu lama, Sea Ltd pun semakin besar. Sea Group meluaskan ekspansi bisnis ke ranah yang lebih beragam dengan Forrest Li sebagai CEO.

Bisnis mereka tidak lepas dari game digital. Salah satu yang paling sukses adalah game Free Fire yang mendapatkan lebih dari 1 Milyar unduhan di Google Play Store.

Li pun mendirikan berbagai perusahaan yang fokus di ranah selain game. Pertama, adalah sebuah perusahaan keuangan digital yang dinamai AirPay dan kini berubah menjadi SeaMoney.

Selanjutnya, Li bersama Chris Feng mendirikan ecommerce yang sudah sangat populer saat ini, Shopee. Shopee didirikan tahun 2015 dan terus berkembang menjadi situs belanja online terbesar di kawasan Asia.

Menjadi Miliarder

Setelah berhasil dengan SEA Ltd, bisnis Forrest Li semakin menggurita. Ia pun menawarkan saham perdana (Initial Public Offering) di New York Stock Exchange tahun 2017.

Melalui projek tersebut, keuntungan yang masuk mencapai angka fantastis, yaitu sekitar 1 Milyar USD. Untuk saham milik Li sendiri mencapai 20%.

Sampai saat ini, SEA Group di bawah pimpinan Forrest Li telah menguasai Asia Tenggara khususnya dalam hal keuangan, game dan ecommerce. Perusahaan besar ini juga sudah mengantongi izin bank digital Singapura sejak Desember 2020.

Kekayaan Pendiri Shopee

Mungkin banyak yang penasaran berapa kekayaan Forrest Li. Menjadi pendiri sekaligus pemegang saham terbesar Sea Group, jumlah kekayaan pendiri Sea Ltd ini tentu tidak bisa dibayangkan.

Tahun 2018 lalu, Li masuk dalam peringkat 50 teratas orang paling kaya di Singapura. Dan pada 2019, pendiri Shopee online ini menjadi orang terkaya ke-2 di bidang game online. Satu langkah di bawah Tim Swenney pendiri game Fornite.

Yang terbaru lebih mengejutkan. Menurut Bloomberg, total kekayaan Li Xiadong saat ini mencapai 20,2 Milyar US$ atau Rp 287,7 Triliun Rupiah. Dengan angka fantastis tersebut, Forrest Li masuk jajaran milyarder internasional dan menduduki posisi ke-98 orang paling kaya di dunia.

Jumlah kekayaan Li bahkan mengungguli pengusaha Goh Cheng Liang (pendiri Nippon Paint) dan Li Xiting (pendiri Mindray). Hal ini menjadikan Li sebagai orang terkaya di negara Singapura.

Baca Juga: Baru! Biaya Admin Shopee Terlengkap Disertai Ilustrasi Perhitungannya

Profil & Sejarah Shopee

Setelah mengetahui cerita lengkap mengenai pendirinya, mari simak sedikit ulasan profil Shopee.Shopee adalah perusahaan yang didirikan tahun 2015 di Singapura.

Di awal berdirinya, Shopee menjadi marketplace C2C (Consumer to Consumer) yang transaksinya hanya fokus pada konsumen.

Namun, sekarang Shopee sudah berubah menjadi perusahaan B2C dan C2C Hybrid yang menjadi platform online bagi brand besar dan ternama.

Dua tahun setelah berdiri, Shopee telah meraih unduhan aplikasi sebanyak 80 juta. Jumlah ini bahkan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Situs belanja online ini menjadi alternatif terbaik bagi pengguna ecommerce Asia Tenggara.

Shopee terus berkembang menjadi platform belanja online yang dapat diminati masyarakat luas. Salah satu daya tarik tersebsarnya adalah banyaknya voucher cashback dan gratis ongkir.

Lebih dari itu, Shopee pun saat ini terus melakukan inovasi dan menciptakan fitur yang bermanfaat. Yang terbaru adalah fitur Shopee Food yaitu platform penjualan makanan seperti Gofood dan GrabFood.

Juga ada fitur ShopeePay Later yang memberi kemudahan pengguna untuk mendapat pinjaman instan di aplikasi Shopee.

Penutup

Itulah kisah sukses pendiri Shopee, Li Xiaodong alias Forrest Li yang bisa menjadi inspirasi pembaca semua. Ada banyak sekali hikmah dari sekelumit kisah di atas.

Intinya adalah, jangan cepat puas dengan apa yang sudah diraih hari ini. Tetap Stay Hungry, Stay Foolish. Agar terus mau belajar dan memacu hidup menjadi sosok yang lebih baik dari hari ke hari.

Sekian artikel dari kami kali ini. Semoga bermanfaat. Jangan lupa like dan share artikel ini agar dapat menginspirasi lebih banyak orang. Terima kasih.

Pages: 1 2Lihat Semua

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ayu Triworo
Ditulis oleh

Ayu Triworo

Be bold & strong through what you say and share ~

Leave a Reply

Your email address will not be published.