Apa Saja Keunggulan Plugin Reminder Pembayaran untuk Toko Online Anda?

Nisa 25 Mar 2019 3 Menit 0

Keunggulan Plugin Reminder Pembayaran untuk Toko Online – Apakah Anda pernah bertanya-tanya :

a. Mengapa pembeli meninggalkan keranjang belanjaan dan tidak melanjutkan proses pembelian?

b. Apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah pembeli meninggalkan belanjaannya di keranjang belanja?

Abandoned order atau pelanggan yang tidak menyelesaikan transaksi adalah salah satu tantangan toko online. Pelanggan dapat meninggalkan transaksi karena banyak hal, misalnya lupa atau berubah pikiran setelah melakukan check-out. Untuk mengurangi tingkat terjadinya abandoned order, customer perlu di-follow up jika belum menyelesaikan transaksi dalam X jam.

Baca juga: 5 Strategi Membuat Email Reminder Pembayaran yang Meyakinkan

Apa Itu Abandoned Order?

Dalam suatu situs e-commerce, hal yang lumrah terjadi adalah customer tidak melanjutkan proses check-out. Hal ini disebut dengan abandoned order. Pada prakteknya, abandoned order pasti terjadi dengan rasio 3:4. Maka dari itu, untuk mengurangi jumlah abandoned order pada website Anda, Tonjoo menyediakan solusi berupa Plugin Reminder Pembayaran untuk menurunkan tingkat abandoned order. Dengan plugin ini diharapkan jumlah customer yang melanjutkan pembelian sampai proses check-out meningkat.

Rata-rata Tingkat Abandoned Order

Di tahun 2019 ini, abandoned order masih terus menyerang para pemilik toko online. Namun jangan khawatir, kami akan memberitahu Anda cara menekan jumlah abandoned order melalui Plugin Reminder Pembayaran yang kami sediakan spesial bagi Anda pengguna Plugin Ongkos Kirim WooCommerce Tonjoo.

Dilansir dari Barilliance (sebuah pusat studi e-commerce), saat ini telah terdapat ratusan penelitian seputar statistik abandoned order. Beberapa penelitian menyebutkan tingkat abandoned order terjadi hingga 80%, sedangkan penelitian lainnya menyebutkan tingkat abandoned order hanya terjadi sebanyak 55%.

Dalam penelitian Barilliance ditemukan bahwa tingkat terjadinya abandoned order di toko online rata-rata pada tahun 2016 sebesar 77,24%. Jumlah ini naik sedikit pada tahun 2017 menjadi 78,65%.

Dengan kata lain, 3 dari 4 pembeli memilih untuk meninggalkan keranjang belanjanya tanpa menyelesaikan pembelian.

Berita baiknya adalah Anda memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan secara dramatis dengan mengubah keranjang belanja terlantar ini menjadi keranjang belanja yang dilirik kembali.

Plugin Reminder Pembayaran berfungsi untuk mempermudah Anda dalam mengecek orderan yang sudah di-checkout namun tidak dibayar hingga melewati batas waktu maksimum pembayaran. Fitur ini menggunakan sistem auto cancel (pembatalan secara otomatis) terhadap order-order yang ditinggalkan. Namun sebelum batas waktu pembayaran berakhir, customer akan mendapatkan email reminder terlebih dahulu bahwa ia memiliki orderan yang belum dibayar.

Ketika ada customer yang membeli barang dan sudah checkout tapi ia tidak membayar tagihan belanjaannya sampai melebihi batas waktu pembayaran, maka orderan ini akan masuk ke dalam Abandoned Order List (seperti gambar di bawah).

1

Abandoned Order List dapat Anda lihat dari area back-end website dengan mengklik menu ‘Abandoned Order’.

 

Keunggulan Plugin Reminder Pembayaran

Apa saja kelebihan menginstal Plugin Reminder Pembayaran? Simak pembahasannya dalam artikel berikut ini:

 

Pada tab Report, Anda dapat melihat dan mengetahui data statistik berapa banyak order yang ditinggalkan dalam waktu tertentu. Isikan tanggal dan bulan yang ingin Anda pantau pada kolom ‘Select date range’ lalu klik ‘Get Report’.

2

 

Pada tab Settings, Anda akan menemukan beberapa pengaturan sebagai berikut:

3

1. Order Date Threshold (BACS)

Digunakan untuk mengatur batas waktu kapan pelanggan akan mulai menerima email follow-up setelah melakukan check-out (metode pembayaran dengan transfer bank). Dengan kata lain setelah berapa lama sebuah order dikategorikan abandoned.

Jika diisi 6 jam, maka order yang dilakukan pukul 12:00 akan dikategorikan abandoned apabila hingga pukul 18:00 tidak melakukan pembayaran. Jadi mulai pukul 18:00 pelanggan yang melakukan order tersebut akan mendapat email follow-up.

Pemberitahuan abandoned order BACS ini adalah untuk orderan yang metode pembayarannya melalui bank dan cek. Secara default, BACS diisi selama 1 hari. Anda dapat mengubah waktunya sesuai kebutuhan.

 

2. Order Date Threshold (non BACS)

Fungsinya sama seperti poin 1, akan tetapi menu ini diperuntukkan bagi pelanggan dengan metode pembayaran selain transfer bank dan cek (misalnya payment getway seperti: PayPal, 2Checkout, dsb).

 

3. Ignore Orders with Total Rp 0

Abaikan pelanggan yang melakukan order berjumlah Rp 0. Jika dicentang maka pelanggan yang melakukan order sejumlah Rp 0 tidak akan mendapat email follow-up.

 

4. Abandon Order Search Starting Date

Hanya order setelah tanggal ini yang akan diberikan email follow-up. Atur tanggalnya sesuai kebutuhan Anda.

 

Jika Anda sudah mengetahui tentang pentingnya me-recovery order pada abandoned order, kini Anda dapat meningkatkan presentasi customer yang melanjutkan pembelian sampai proses check-out. Klik link ini apabila di toko online Anda belum terdapat Plugin Reminder Pembayaran: https://tonjoostudio.com/product/plugin-reminder-pembayaran/Semoga sukses selalu 🙂

 

 

Referensi : barilliance.com

Bagikan ke:
Nisa
Ditulis oleh

Nisa

Nisa is a technical and marketing Content Writer at Tonjoo. She was previously writing for a multinational IT company and also a Reporter at her campus magazine. Since High School, she has been writing at her blog and discovered her passion in blogging. When she's not working, she enjoys traveling, reading, cooking, and try new things.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *