ADVERTISEMENT

Cara Mengatasi Resi Otomatis untuk Dropship di Marketplace

Posted on 15 Oct 2020 By Ifan Prasya

Kemudahan dalam transaksi di marketplace kini makin ditingkatkan. Termasuk dalam pengiriman dan resi otomatis. Namun, hal ini justru menjadi kendala untuk program dropship.

Program resi otomatis (cashless) mengharuskan seller untuk mencantumkan kode booking pada paket. Sedangkan, dropshipper sama sekali tidak mengurus pengemasan barang.

Nah, bagaimana solusinya? Kami akan memberikan beberapa opsi untuk Anda terapkan supaya tetap bisa berjualan dropship di marketplace. Mari kita mulai.

ADVERTISEMENT

Bedanya Resi Manual dan Otomatis

Untuk tau perbedaan dari resi manual dan otomatis, coba kita simak sama-sama tabel berikut ini:

Resi manualResi otomatis (cashless)
  • Seller membayar ongkir langsung di agen
  • Resi di-input secara manual ke dashboard pesanan
  • Seller tidak perlu membayar ke agen, otomatis terpotong saldo
  • Seller tidak perlu meng-input seri secara manual lagi

Dari tabel di atas, terlihat bahwa seller cukup diuntungkan dengan program ini. Karena tidak perlu repot membayar ke agen dan repot-repot input resi.

Namun, program ini tentu akan menjadi masalah bagi dropshipper. Sebab apa? Resi otomatis mengharuskan seller untuk mencantumkan kode booking di pengemasan paket.

Dengan begitu, kalau ada kostumer memesan barang di toko Anda, maka nantinya akan ada 2 kode booking. Rinciannya seperti ini:

  • 1 kode booking dari pesanan kostumer ke toko dropship Anda
  • 1 kode booking dari pesanan Anda ke toko supplier

Nah, kalau sudah begini, akan terjadi ketidakcocokan.

Apakah Harus Aktifkan Resi Otomatis?

Sebenarnya sah-sah saja apabila Anda tidak mengaktifkan layanan kurir yang menggunakan resi otomatis. Namun, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan juga.

Berikut “kerugian” yang akan Anda dapatkan ketika tidak menggunakan layanan cashless:

  • Pilihan kurir sangat terbatas (hanya JNE Reguler & JNT Reguler, bahkan hanya di Bukalapak saja)
  • Tidak bisa ikut program free ongkir (karena untuk ikutan, seller harus mengaktifkan kurir cashless)

Jadi, bisa kami bilang bahwa Anda memang sudah seharusnya mengaktifkan layanan resi otomatis di marketplace seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, Lazada.

Karena sekarang dan ke depannya, semua akan mengarah ke cashless ini. Yah, mau tidak mau, hehehe~ 🙂


Untuk tau lebih lanjut tentang program cashless (resi otomatis), Anda bisa menyimak contoh programnya di JNE Cashless.


Solusi Resi Otomatis untuk Dropship

Anda tenang saja. Kami telah merangkum beberapa solusi yang bisa Anda lakukan supaya masalah resi otomatis untuk dropship ini bisa selesai dengan baik.

Solusi yang bisa diterapkan antara lain:

  • Order via website supplier
  • Mengirimkan paket dobel
  • Kirim ke alamat sendiri
  • Memakai jasa gudang online

Berikut penjelasan selengkapnya.

Order via Website Supplier

Solusi pertama, Anda bisa melakukan pemesanan barang melalui website milik supplier. Jadi bukan lewat marketplace ya, supaya tidak ada 2 kode booking yang membingungkan tadi.

Pada tahap ini ada beberapa hal yang mesti dilakukan:

  1. Anda cukup order ke supplier (jika memungkinkan bisa order lewat WhatsApp / LINE supaya mudah komunikasinya).
  2. Lalu kirimkan detail pesanan, alamat kostumer, dan kode booking-nya.
  3. Jangan lupa untuk meminta supplier mencantumkan kode booking tersebut dan memberitahu bahwa pesanan ini menggunakan resi otomatis.
  4. Selesai. Anda tinggal pantau melalui dashboard pesanan barang marketplace.

Mengirimkan Paket Dobel

kirim paket dobel
Kirim paket dobel (c) YouTube “Iyandri Channel”

Solusi kedua ini bisa dilakukan jika supplier tidak memiliki website dan tidak melayani order lewat WA / LINE / platform apapun (hanya lewat marketplace).

Langkah-langkahnya seperti ini:

  1. Anda melakukan pemesanan ke supplier lewat marketplace dengan mencantumkan detail pesanan dan alamat lengkap ke kostumer.
  2. Anda memberi tahu kostumer bahwa nanti akan ada 2 paket yang datang ke rumahnya: (1) paket barang; (2) bonus berupa voucher, ucapan terima kaih, gift, atau nota.
  3. Anda mengirimkan bonus tersebut dengan menggunakan kode booking yang ada pada pesanan barang kostumer.
  4. Selesai. Nanti secara otomatis resi-nya akan terbarui di dashboard pesanan.

Kirim ke Alamat Sendiri

kirim ke alamat sendiri
Kirim ke alamat sendiri (c) YouTube “Iyandri Channel”

Solusi ketiga, Anda dapat mengirimkan barang ke alamat sendiri, kemudian di-repacking dan diteruskan ke kostumer.

Langkah detailnya seperti ini:

  1. Anda melakukan pemesanan barang ke supplier menggunakan detail pesanan kostumer, namun alamatnya ke rumah Anda.
  2. Setelah paket sampai rumah, Anda mengemasnya kembali dengan mencantumkan kode booking dari pesanan kostumer.
  3. Anda mengirimkan barang tersebut menggunakan kurir yang sesuai dengan pesanan ke alamat kostumer.
  4. Selesai.

Namun, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal ketika ingin melakukan solusi di atas, yakni:

  • Pastikan jarak rumah Anda dengan supplier masih dalam 1 kota, dan pengiriman cukup beberapa jam saja.
  • Pastikan profit barang yang Anda pesan lebih dari Rp50.000, supaya tidak merugi jika harus bayar ongkir 2x.

Memakai Jasa Gudang Online

gudang online crewdible
Gudang online crewdible (c) YouTube “Iyandri Tiluk Wahono”

Solusi terakhir, Anda bisa menggunakan layanan gudang online bernama Crewdible. Layanan ini semacam gudang transit dari supplier ke kostumer. Bedanya, saat transit kita bisa meminta untuk repackaging.

Sehingga, di Crewdible kita bisa mencantumkan kode booking sesuai pesanan kostumer. Solutif, bukan?

Nah, untuk langkah-langkahnya seperti yang sudah disampaikan tadi:

  1. Anda melakukan order ke supplier melalui marketplace dengan detail pesanan kostumer, namun dikirim ke alamat Crewdible terdekat.
  2. Anda menambah transaksi di dashboard Crewdible dengan mengisi detail pesanan, kurir, serta kode booking sesuai pesanan kostumer.
  3. Pihak Crewdible akan melakukan repackaging sesuai dengan detail yang Anda minta, kemudian langsung mengirimkannya ke kostumer.
  4. Selesai. Anda tinggal menunggu update resi di dashboard pesanan marketplace.

Bagaimana, cukup mudah, bukan?

Dari beberapa solusi yang ada, kami merekomendasikan untuk menggunakan layanan gudang online saja. Karena cukup praktis dan prosesnya cepat.

Baik, kami kira cukup. Mudah-mudahan penjelasan tentang cara mengatasi resi otomatis untuk dropship ini bisa dimengerti. Kalau ada yang belum jelas, sampaikan saja lewat kolom komentar, ya.

Semoga membantu~ 🙂

Referensi

  • Terima kasih kepada Iyandri Channel yang sudah menjelaskan solusi dari masalah seputar resi otomatis ini

ADVERTISEMENT
`
Author
WRITTEN BY

Ifan Prasya

Terampil dalam menyajikan konten unggulan yang renyah & gurih untuk mendapatkan peringkat yang baik di halaman pertama Google.
ADVERTISEMENT

Related Post

Biaya & Limit Transfer BCA via ATM, Teller, e-Banking [Lengkap]

2 Jul 2020 BY Ifan Prasya

Buat Anda pengguna bank BCA, pasti pernah mengalami rasa bingung soal biaya transaksi dan limit harian saat mau melakukan transfer BCA. Tapi tenang, kami telah berhasil merangkum informasi tersebut. Baik …

5 Tips Menghemat Biaya Ongkos Kirim, Nomor 5 Seller Wajib Baca!

13 Jan 2019 BY Fadhil Guntur Ashari

Tips Menghemat Biaya Ongkos Kirim Barang – Siapa yang tidak suka melakukan penghematan? Karena alasan penghematan inilah kegiatan belanja online menjadi digemari. Hemat waktu? Jelas. Hemat tenaga? Pasti. Hemat biaya? …

Berapa Hari Pengiriman Barang dari China ke Indonesia?

24 Sep 2020 BY Ifan Prasya

Jawaban dari pertanyaan “Berapa hari pengiriman barang dari China ke Indonesia?” bisa cukup beragam. Ada yang cepat dalam hitungan 1-2 minggu, ada pula yang butuh waktu hingga 1 bulan. Selain …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *