Apa Arti Ready Stock? Inilah Kelebihan dan Kekurangannya

Anisa 25 Jul 2023 5 Menit 0

Arti ready stock (barang tersedia secara langsung) adalah ketersediaan barang atau produk secara real time. Istilah ini kerap digunakan dalam dunia bisnis, terutama bagi para pengusaha yang berjualan online di marketplace.

Barang yang ready stock sangatlah penting bagi para pelaku usaha untuk menyampaikan pesan kepada para pelanggannya bahwa produk yang diminta atau dibutuhkan siap dikirim atau pun siap dibeli langsung.

Adanya ready stock menandakan bahwa inventory management perusahaan berjalan dengan baik, sehingga kepuasan pelanggan terjaga. Begitu pula dengan omzet yang diperoleh perusahaan.

Lalu, apa kelebihan dan kekurangan serta perbedaan antara ready stock dengan pre-order? Baca penjelasan lengkapnya di bawah ini.

1. Apa itu Ready Stock?

Arti ready stock (ketersediaan barang) adalah barang yang diinginkan pelanggan atau customer siap dikirim sesaat setelah mereka memesannya.

Sementara itu, dikatakan barang di marketplace ready stock apabila konsumen bisa membeli maupun mendapatkan barang di hari yang sama ketika mereka memesannya tanpa perlu menunggu proses produksi atau pengadaan barang terlebih dahulu.

Dengan menjaga ketersediaan barang seperti ini, maka akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan produk tersebut karena mereka tidak perlu menunggu lama.

Bagi perusahaan, ketersediaan stok (ready stock) akan memberikan segudang keuntungan. Contoh saja meningkatkan kepuasan pelanggan, menaikkan pendapatan perusahaan, dan menghindari terjadinya dead stock.

2. Kelebihan dan Kekurangan Ready Stock bagi Bisnis

Perlu diketahui bahwa adanya barang yang ready stock memang akan memberikan nilai plus pada perusahan, tetapi juga tak menampik akan menimbulkan beberapa risiko.

Apa saja kelebihan dan kekurangan ready stock bagi sebuah bisnis?

2.1. Kelebihan Ready Stock bagi Pelaku Usaha

Inilah keunggulan atau kelebihan ready stock bagi perusahaan:

2.1.1 Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Selain kepuasan, ready stock bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap usaha yang Anda jalankan.

Sebab, umumnya konsumen akan lebih memilih berbelanja di toko yang memiliki stok barang siap dikirim, dibeli, apalagi diborong agar bisa dijual kembali maupun langsung digunakan sendiri.

Sebaliknya, out of stock (kehabisan persediaan) akan membuat mereka kecewa dan mencari produk serupa di tempat lain yang pasti akan membuat peluang penjualan Anda menurun.

2.1.2. Mengurangi Risiko Understock

Ketika barang atau produk dinyatakan ready stock, maka perusahaan dapat menghindari risiko terjadinya understock, yaitu ketidakcukupan atau kurangnya stok barang di gudang serta etalase.

Tentu saja hal ini dapat memperkecil risiko kerugian akibat hilangnya peluang bisnis yang disebabkan oleh ketidakmampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan pelanggan.

2.1.3. Membuat Operasional Lebih Efisien

Ready stock sebenarnya juga mampu membantu perusahaan mengoptimalkan proses operasional, karena ketika persediaan barang siap dijual, maka proses pemenuhan pesanan kepada pelanggan menjadi lebih lancar dan efisien.

Hal ini juga bisa menyelamatkan citra atau reputasi perusahaan dari review buruk pelanggan.

2.1.4. Tidak Perlu Mengeluarkan Biaya Produksi Mendesak

Apa hubungan ready stock dengan biaya produksi yang bersifat mendesak? Ketika ketersediaan barang mencukupi dan ada, maka perusahaan tidak perlu melakukan produksi mendesak saat ada pesanan yang masuk.

Sebaliknya, ketika barang yang diinginkan pelanggan tidak tersedia, maka perusahaan harus mengeluarkan biaya produksi dadakan untuk memenuhinya permintaan dari pelanggan secepat mungkin.

2.1.5. Memperluas Pasar dan Menarik Pelanggan Baru

Keadaan barang yang ready stock rupanya dapat meningkatkan daya tarik bagi pelanggan baru yang sedang mencari produk pengganti atau produk alternatif.

Misalnya pelanggan tadinya hendak membeli barang dari toko A, tetapi ternyata habis, sehingga mencari produk serupa di tempat lain. Dan ternyata produk Andalah yang dipilih.

Fenomena ini tentu akan membantu perusahaan memperluas pasarnya dan menjangkau calon pelanggan baru lebih banyak.

2.1.6. Meningkatkan Omzet dan Laba Perusahaan

Tidak diragukan lagi jika ready stock akan membuat pelanggan berdatangan, sehingga omzet dan laba perusahaan naik.

Apalagi jika Anda berjualan di melalui e-commerce, tentunya hal ini sangat menguntungkan dari sisi finansial.

2.1.7. Memperkuat Brand

Terjadinya ready stock secara terus menerus sebetulnya mampu memperkuat brand perusahaan yang Anda miliki.

Sebab, adanya ketersediaan barang akan mencerminkan efisiensi dan kualitas bisnis, yang mana pelanggan akan menganggap jika perusahaan Anda digarap secara profesional dan terstruktur.

2.2. Kekurangan Ready Stock dalam Bisnis

Selain menyuguhkan beberapa keunggulan, banyak pula kelemahan ready stock bagi suatu perusahaan yang meliputi:

2.2.1. Biaya Penyimpanan dan Pemeliharaan

Memiliki stok barang yang siap jual memang baik, tetapi di waktu bersamaan perusahaan harus menyiapkan ruang penyimpanan yang cukup untuk produk tersebut.

Dan biasanya biaya penyimpanan akan menjadi beban pengeluaran bagi perusahaan, apalagi jika barang yang disimpan punya volume besar, mudah rusak, dan butuh perawatan khusus.

2.2.2. Nilai Barang Menurun

Produk yang disimpan terlalu lama dalam gudang atau mengendap di etalase akan mengalami penurunan nilai dan kualitas karena adanya perubahan tren, teknologi, serta permintaan pasar.

Penurunan nilai barang tentu akan menimbulkan kerugian bagi bisnis Anda, karena ketika pelanggan sudah tidak berminat, Anda harus menjualnya dengan harga lebih rendah atau malah membuangnya.

Halaman Selanjutnya
2.2.3. Overstock...

Pages: 1 2

Bagikan ke:
Anisa
Ditulis oleh

Anisa

Seorang Content Writer SEO dan Content Creator yang suka belajar hal-hal baru, terutama tentang transformasi dunia digital agar bermanfaat dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang relevan saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *