Cara Jualan di Shopee untuk Pemula Paling Mudah [Lengkap]

Ifan Prasya 21 Jul 2021 10 Menit 0

Memulai jualan di Shopee kini menjadi pilihan banyak pemilik usaha. Baik yang sudah punya brand yang kuat, atau juga yang baru memulai. Shopee memang menjadi wadah efektif untuk berjualan.

Hal ini diperkuat dengan posisi nomor #1 Shopee sebagai marketplace terpopuler di Indonesia, sebagaimana dilansir oleh iPrice.co.id pada kuartal kedua tahun 2020.

Nah, untuk para pemilik toko, seringnya merasa bingung mau memulai dari mana. Karena itulah, kami hadirkan panduan yang cukup komprehensif untuk Anda yang ingin menerapkan cara jualan di Shopee untuk pemula.

Dalam panduan ini, ada beberapa tahapan yang bisa dilalui. Tahapan ini berisi detail step-by-step cara buka toko di Shopee tanpa modal. Bisa lewat HP atau lewat PC.

Mulai dari persiapan toko, membuat akun, mengoptimasi toko, menerapkan copywriting, hingga memanfaatkan fitur buatan Shopee.

Simak dengan teliti, ya.

Cara Jualan di Shopee: Mau Jual Produk Sendiri, Jadi Reseller, atau Dropship?

Sebelum masuk ke hal teknis seperti cara menjadi reseller/dropshipper di Shopee, atau hal lainnya. Sebaiknya kita jawab dulu pertanyaan di bawah ini.

Apakah Anda sudah punya produk sendiri yang siap dipasarkan, atau ingin mendaftarkan diri sebagai reseller dari supplier besar, atau justru memutuskan untuk jadi dropshipper?

Kalau Anda sudah punya gambaran jelas tentang bagaimana nantinya Anda berjualan, silakan lewati tahap ini. Kalau belum, silakan cermati.

Masing-masing pilihan tadi punya kelebihan dan kekurangan. Berikut gambaran besarnya.

Jual Produk Sendiri

Anda sudah siap dengan produk Anda. Sudah mengerti betul apa kelebihan yang membedakan dengan produk pesaing. Juga, sudah punya bagian produksi yang setiap saat bisa diandalkan.

Istilahnya, Anda sudah punya toko offline sebelumnya. Walau tidak melulu harus dimulai dari toko offline, karena berjualan langsung dengan sistem online juga sudah bisa dilakukan.

Kelebihan dari menjual produk sendiri: kualitas produksi bisa dikendalikan, stok barang mudah dikelola, bisa menjaring reseller dan dropshipper untuk membantu Anda berjualan.

Kekurangannya, butuh waktu dan tenaga lebih untuk meriset pasar, meracik produk, dan menguatkan brand lewat kegiatan pemasaran.

Jadi Reseller

Reseller, mudahnya ialah menjual produk milik orang lain. Dalam hal ini, supplier besar yang sudah punya pasar dan reputasi baik di mata pelanggan.

Tugas Anda tinggal menjualnya kembali. Dengan syarat, Anda membeli terlebih dahulu produk mereka sejumlah minimum order.

Barulah, nanti Anda bisa mendapatkan potongan harga reseller. Anda bisa menjualnya dengan mark-up tertentu, sesuai kesepakatan Anda dengan supplier.

Kelebihannya, Anda tidak perlu membangun brand dari nol, stok mudah dikelola, mark-up harga biasanya lebih besar. Kekurangannya, modal yang dikeluarkan di awal untuk membeli produk minimum order cukup besar.

Jadi Dropshipper

Dropshipper, mudahnya ialah menjual produk supplier tanpa harus stok terlebih dulu. Anda cukup mencari pelanggan yang siap order, lalu mengirim data pesanan ke supplier. Dari sini, Anda mendapat komisi sekian %.

Kelebihannya, Anda bisa jualan di Shopee tanpa stok barang dan tanpa modal uang sepeserpun. Cukup dengan giat memasarkan saja.

Kekurangannya, jelas Anda tidak bisa mengelola stok sendiri, kualitas gambar produk bergantung pada supplier, keuntungannya tidak sebesar reseller.

Nah, dari ketiga pilihan di atas, Anda ingin mendalami yang mana? Ketiga-tiganya punya kelebihan dan kekurangan, silakan Anda sesuaikan dengan kondisi terkini, ya.

Sekarang, kita lanjut ke langkah berikutnya untuk jualan di Shopee.

Daftar Toko, Lengkapi Profil, Upload Produk Pertama Anda

Mendaftar toko di Shopee sebenarnya cukup simpel. Tinggal daftar via aplikasi atau situs web Shopee, ikuti petunjuk yang ada, selesai deh.

Tapi, apa hanya berhenti sampai di situ? Tentu tidak, kan? Nah, kami akan berikan tips supaya toko Anda bisa perform dengan maksimal.

Ingin Re-Branding? Coba Fitur Hapus Akun Toko

Username sangatlah penting untuk branding di sosial media. Begitu juga dengan Shopee. Sayangnya, sejauh ini mereka belum mendukung fitur untuk mengubah username.

Fitur yang tersedia baru cara mengganti nama toko di Shopee. Caranya adalah buka app, tap Saya > Toko Saya > Asisten Penjual > Profil Toko > Nama Toko. Nah, silakan ganti sesuai nama yang Anda inginkan.

Lalu bagaimana kalau Anda tetap ingin brand yang sempurna, baik dari username maupun nama toko?

Langkah terbaik yang bisa diambil ialah menghapus akun, dan membuat yang baru lagi. Tentu menggunakan email dan nomor HP yang berbeda.

Cara menghapus akun toko di Shopee adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke aplikasi.
  2. Pilih Saya, lalu tap Pengaturan Akun.
  3. Scroll sampai bawah, lalu pilih Ajukan Penghapusan Akun, tap Lanjut.
  4. Shopee akan mengirim kode verifikasi, silakan cek SMS. Lalu, masukkan kodenya di aplikasi, tap Lanjut.
  5. Silakan pilih alasan kenapa menghapus akun, ceklist setuju Syarat & Ketentuan, tap Kirimkan.
  6. Selesai.

Penghapusan akun ini bersifat permanen, jadi Anda tidak bisa login kembali. Pun, untuk mendaftar kembali memakai email & no HP yang sama, kecil sekali kemungkinan untuk disetujui pihak Shopee.

Pages: 1 2 3 4

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ifan Prasya
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *