Peluang Bisnis Coklat untuk Lebaran yang Menjanjikan 2024

Anisa 07 Mar 2024 5 Menit 0

Coklat merupakan makanan sekaligus camilan yang disukai oleh banyak orang, terutama anak-anak. Makanya, peluang bisnis coklat untuk lebaran menggeliat dalam beberapa waktu belakangan ini.

Para pebisnis biasanya akan menjual kurma coklat, kastengel coklat, coklat lumer, coklat almond, dan masih banyak varian lainnya yang di jual di pasaran.

Apalagi bahan dan proses pembuatannya yang mudah membuat ide jualan menjelang lebaran ini ditekuni oleh sejumlah pengusaha kue kering.

Anda tertarik ingin menjajal peluang bisnis coklat dengan keuntungan yang berlipat? Simak yuk cara membangun dan analisis usahanya berikut!

Bisnis coklat untuk lebaran yang sukses
Pexels. Com/anna tarazevich

Peluang bisnis coklat untuk lebaran bisa menjadi permulaan yang baik bila Anda ingin membuka usaha produksi kue kering.

Sebab, coklat dapat dikreasikan menjadi beragam varian ide hampers unik saat lebaran di bulan April nanti.

Mulai dari coklat mede, kue coklat kering, coklat chips, kue kering semprit coklat, chocolate stick, coklat kenari, kue kering coklat almond keju, coklat kacang, glatzur, bola-bola coklat, dan masih banyak lagi.

Bahkan sebagian pengusaha tidak menjual kue kering coklat tetapi coklat olahan berkemasan seperti roka-roka, lagie, coklat paraline, dan lain-lain.

Tahukah Anda? Banyaknya produsen atau reseller yang menjual makanan serba coklat disebabkan tingginya permintaan dari konsumen saat bulan Ramadhan hingga H+ lebaran. Terutama dari keluarga yang punya anggota atau sanak saudara cukup banyak serta didominasi oleh anak-anak.

Makanya, potensi bisnis coklat ini masuk dalam daftar usaha paling menjanjikan setelah kastengel, nastar, dan putri salju.

Sama halnya ketika valentine datang, kebutuhan masyarakat untuk membeli coklat juga sama tingginya.

Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis Coklat

Bila Anda ingin memulai bisnis coklat, maka beberapa hal di bawah ini wajib untuk diketahui:

  • Coklat tidak tahan terhadap panas tinggi atau pun suhu yang hangat karena bisa membuatnya mudah meleleh, sehingga Anda harus perhatikan kemasan dan cara kirim barang melalui jasa kurir;
  • Untuk memproduksi aneka kue kering berbahan coklat, Anda bisa melakukannya di rumah;
  • Gunakan silica gel makanan untuk menjaga kelembapan dan suhu udara kue kering agar tidak mudah berjamur;
  • Anda bisa memasarkan usaha coklat ini secara online. Baik di media sosial maupun menjualnya di berbagai marketplace;
  • Harga coklat batangan saat ini untuk beberapa gramnya cukup mahal, jadi sebaiknya cari supplier coklat ya jangan membeli bahan di supermarket karena pasti biaya produksinya akan membengkak;
  • Coklat juga salah satu bahan yang punya masa konsumsi awet atau tingkat kedaluwarsanya rendah, sehingga Anda masih bisa menjualnya dalam waktu 1 bulan mendekati lebaran;
  • Pilih bahan yang fresh dan berkualitas, hindari membeli coklat oplosan karena membahayakan kesehatan konsumen.

Lalu, bagaimana cara memulai bisnis coklat untuk lebaran?

Cara Memulai Bisnis Coklat untuk Lebaran agar Laku Keras

Coklat merupakan bahan yang paling mudah dicari dan proses pembuatannya memerlukan kesabaran yang ekstra.

Oleh karena itu, sebelum benar-benar menjualnya dengan kisaran harga tertentu, Anda bisa membaca terlebih dahulu cara memulai bisnis coklat untuk lebaran berikut ini!

1. Pilih Jenis Produksi Coklat

Peluang usaha coklat kiloan
Source: pexels. Com/marta dzedyshko

Saat bulan Ramadhan, biasanya tiap pebisnis akan menjual beraneka ragam jenis olahan coklat dengan varian berbeda.

Anda pun juga harus memikirkan hal yang sama. Coba tentukan jenis produksi atau bisnis coklat untuk lebaran yang dipilih.

Seperti misalnya, produksi coklat kiloan (sebagai bahan dasar utama); aneka kue kering berbahan coklat; permen atau sejenis coklat instan buatan pabrik kemudian Anda jual kembali dengan menggabungkan beberapa jenis dalam satu wadah atau lainnya.

Kenapa ini penting? Pemilihan jenis produksi coklat akan mempengaruhi besarnya biaya modal serta analisis usahanya.

2. Pelajari Sifat dan Proses Pembuatan Coklat

Bisnis bahan makanan dan minuman saat ini sedang berkembang pesat. Termasuk coklat compound, yakni coklat batangan olahan yang kerap digunakan para pengusaha untuk membuat aneka kue karena tahan terhadap suhu ruang yang cenderung hangat.

Pada dasarnya, proses pembuatan coklat memang gampang-gampang susah.

Coklat terbuat dari biji kakao yang difermentasi, kemudian dikeringkan, disortir, lalu dipanggang dan dipisahkan menurut kualitasnya, barulah setelah itu digiling hingga menjadi coklat pasta/batang/bar, dan sebagainya.

Jadi, sebagai pengusaha coklat kiloan, Anda wajib mengetahui dan mempelajari teknik produksi coklat untuk menyuguhkan kualitas pada pelanggan.

Namun jika ingin membangun ide bisnis rumahan dengan bisnis kue kering berbahan coklat, pastikan pilih coklat compound atau batangan yang berkualitas.

3. Siapkan Peralatan yang Mendukung

Bisnis coklat untuk lebaran yang unik
Source: pexels. Com/ready made

Memulai binis coklat untuk lebaran pastinya diperlukan alat yang mendukung.

Sebab ide usaha rumahan di bulan Ramadhan yang satu ini tidak bisa dibuat dengan mengandalkan alat-alat basic di dapur saja.

Setidaknya inilah beberapa alat yang dibutuhkan untuk bisnis coklat:

  • Siapkan oven (tangkring/gas/listrik) dan pastinya sesuaikan dengan kapasitas produksi ya;
  • Cetakan coklat atau cetakan berbentuk aneka karakter;
  • Alat penggerus dan penyerut coklat;
  • Mesin pencair atau peleleh coklat;
  • Pipping bag atau plastik segitiga;
  • Kotak penyimpanan bahan baku, dan lain-lain.

4. Buat Bentuk dan Tampilan yang Menarik

Bentuk dan tampilan yang menarik akan memikat para pelanggan untuk membeli.  Misalnya bentuk bulan, bintang, buah-buahan, dan masih banyak lagi.

Namun supaya coklat yang Anda produksi memiliki ciri khas yang unik, baik dari segi tampilan serta rasa, pastikan Anda sudah eksperimen terlebih lebih dahulu.

Langkah ini bertujuan agar pelanggan merasa puas dengan kualitas yang Anda suguhkan.

Sebab, coklat termasuk kategori tren produk terlaris di Tokopedia dan Shopee menjelang lebaran. Coklat mint atau choco mint misalnya.

5. Belajar Packing

Peluang usaha coklat rumahan
Source: pexels. Com/pelageia zelenina

Ketika Anda sudah mulai menekuni bisnis coklat untuk lebaran ini, maka harus siap apabila datang permintaan dari luar kota dalam jumlah besar.

Sebagai jenis bahan makanan yang mudah meleleh serta rusak, Anda harus belajar cara packing barang yang aman agar selamat sampai tujuan.

Apalagi yang Anda kirim adalah kue kering berbahan coklat, peluang untuk rusak, remuk, dan hancur di tengah perjalanan sangatlah besar.

Analisa Usaha Bisnis Coklat untuk Lebaran

Setelah mengetahui tips bisnis coklat untuk lebaran, saatnya Anda mempelajari analisa usahanya agar bisa memperkirakan modal, masa depresiasi alat, dan keuntungan yang harus diperhitungkan.

Ambil contoh saja Anda ingin memulai bisnis kue kering berbahan dasar coklat untuk lebaran nanti.

Berikut analisa usahanya!

1. Biaya Investasi Barang Tetap

Nama BarangHarga atau Nilai
KomporRp355.000
Oven gas LPG GalvalumRp1.683.000
Kotak penyimpanan bahan bakuRp180.000
Lain-lainRp1.000.000
Total biaya investasi barangRp3.218.000

2. Bahan Baku Utama

Biaya Bahan Baku (Variabel)Harga atau Nilai
Coklat compound 13 batangRp500.000
Telur ayam 2 kgRp52.000
Tepung terigu 3 kgRp33.000
Mentega 3 kgRp51.000
Margarin 2 kgRp20.000
Gula pasir 2 kgRp26.000
Susu bubuk 1 boxRp45.000
Total biaya variabelRp727.000

3. Biaya Operasional

Untuk biaya operasional usaha rumahan biasanya meliputi listrik dalam satu bulan Rp400.000

4. Masa Penyusutan atau Depresiasi

Setiap barang tetap memiliki masa penyusutan atau nilai guna yang akan berkurang performanya karna setiap hari digunakan.

Jadi kalau dibuat perkiraan, berikut rinciannya:

  • Penyusutan kompor 5 tahun, jadi 1/60 (12 bulan x 5)  x Rp355.000 = Rp5.900
  • Penyusutan oven gas 7 tahun, jadi 1/84 x Rp1.683.000 = Rp20.000
  • Penyusutan kotak penyimpanan bahan 10 tahun, jadi 1/120 x Rp180.000 = Rp1.500

5. Pesanan/Closing Produk

Dengan biaya sebesar itu, Anda bisa memproyeksikan jika satu hari mendapat pesanan 20 toples kue kering berbahan coklat dengan harga per toplesnya Rp40.000,00.

Maka, omzet yang diperoleh adalah 20 x Rp40.000 = Rp800.000,00 per hari.

Berarti dalam satu bulan omzet dari kue kering berbahan coklat ini Rp800.000 x 30 = Rp24.000.000,00

6. Pengembalian Modal 

Nah, jika omzet satu bulan bisnis coklat untuk lebaran tersebut mencapai Rp60 juta, sementara biaya investasi barang tetap Rp3.218.000, maka perhitungannya:

Biaya investasi : Keuntungan Penjualan

Rp3.218.000 : Rp24.000.000 = 1, 34.

Dengan hasil tersebut diperoleh bahwa pengembalian modal yang kamu dapatkan yakni sekitar 1,34 dengan omzet Rp24.000.000 per bulan

Kesimpulan

Dalam mengerjakan dan menggeluti bisnis coklat untuk lebaran, hal paling penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah mental.

Usahakan Anda terus berinovasi dan jangan takut untuk bereksperimen ya!


Jangan lupa untuk berkomentar dan beri kami masukan di laman Plugin Ongkos Kirim agar mampu menyuguhkan artikel berkualitas sesuai kebutuhan readers.  Yuk, baca artikel menarik lainnya di Pluginongkoskirim.com seputar Bisnis, Ekspedisi, dan lain-lain. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi operation@tonjoo.


Sumber: Tulisan di atas diperoleh dari pengalaman serta pengetahuan penulis ketika bertandang ke rumah produksi aneka kue kering home made di Jawa Tengah. 

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Anisa
Ditulis oleh

Anisa

Seorang Content Writer SEO dan Content Creator yang suka belajar hal-hal baru, terutama tentang transformasi dunia digital agar bermanfaat dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang relevan saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *