Shopee Ada di Berapa Negara? Ini Profil Perusahaannya

Moch. Nasikhun Amin 04 Sep 2022 4 Menit 0

Sejak berdiri di tahun 2015 hingga saat ini, pendiri Shopee, Forrest Li, telah berhasil melebarkan sayap-sayap kebhinekaan Shopee ke berbagai negara.

Menjadi salah satu marketplace favorit warga +62, Shopee memiliki headquarter ‘kantor pusat’ di Singapura.

Lantas, di negara mana saja Shopee ada? Apakah Shopee bisa ekspor ke mana saja? Seperti apa profil perusahaan Shopee dan sejarahnya? Apa saja keunggulannya?

Berikut informasi selengkapnya. Markimak. Mari kita simak 😉 ~

A. Shopee Ada di Berapa Negara?

Salah satu tolok ukur kesuksesan Shopee yang dapat kamu lihat adalah jumlah download aplikasinya yang hingga saat ini, telah diunduh lebih dari 100 juta kali.

Jumlah download yang tinggi tersebut juga dikarenakan ekspansi Shopee ke berbagai negara dengan jumlah penduduk besar, berhasil dilakukan.

Layanan Shopee sudah beroperasi di negara-negara Asia Tenggara, beberapa negara Asia, Eropa hingga Amerika Latin.

Shopee ada di negara:

  • Indonesia
  • Malaysia
  • Thailand
  • Vietnam
  • Filipina
  • Singapura
  • Taiwan
  • India
  • Polandia
  • Spanyol
  • Brasil
  • Meksiko
  • Kolombia
  • Chili
  • Argentina

Jadi jika ada yang bertanya apakah Shopee bisa digunakan di negara Jepang, jawabannya belum bisa, ya. Karena memang belum melakukan ekspansi ke sana.

Sementara, kamu tidak dapat melihat produk luar negeri di Shopee, itu karena memang Shopee tidak menyediakan layanan ekspor atau impor barang ke manapun.

Catatan penting:

Kamu hanya bisa menggunakan aplikasi Shopee sesuai dengan negara di mana kamu berada. Jadi, kamu tidak bisa belanja produk yang ditawarkan di negara lain. Karena Shopee tidak menyediakan layanan penjualan cross-border atau dari-dan-ke luar negeri.

B. Riset: Karakteristik Pengguna Shopee

Meskipun Shopee bukan merupakan marketplace dalam negeri, namun sejak rilis 2015, di Indonesia sendiri pengguna yang belanja di Shopee semakin banyak.

Selain itu, peminat untuk menjadi seller di Shopee juga terus bertambah, baik sebagai seller biasa atau Star Seller Shopee.

Berdasarkan survey Jajak Pendapat (JakPat) di semester pertama tahun 2021 lalu, transaksi serta kunjungan terbanyak Shopee terjadi di Tanah Air.

Dari segi demografi, mayoritas pengguna Shopee adalah wanita, yakni sebanyak 54%. Sementara, pangsa terbesarnya adalah pengguna berumur 20-24 tahun (24%).

Berikut adalah rincian distribusi demografi pengguna Shopee di Indonesia:

Jenis KelaminPria (46%)
Wanita (54%)
Umur Pengguna Shopee15-19 tahun (7%)
20-24 tahun (24%)
25-29 tahun (23%)
30-34 tahun (19%)
35-39 tahun (17%)
40-44 tahun (10%)
Wilayah Pengguna Shopee di IndonesiaPulau Jawa (60%)
DKI Jakarta (24%)
luar Pulau Jawa (16%)
Kelas Ekonomi Pengguna ShopeeMenengah ke bawah (7%)
Menengah (59%)
Menengah ke atas (34%)

Merujuk data similarweb, kategori produk yang paling diminati di Shopee adalah elektronik dan teknologi.

Tak ayal jika sering terdapat smartwatch hingga smartphone murah, karena memang teknologi merupakan produk terlaris di Shopee.

Lantas bagaimana Shopee bisa berkembang sepesat itu? Berikut dapat kamu simak profil perusahaan Shopee.

C. Profil Perusahaan Shopee dan Jajaran Eksekutif

Salah satu strategi marketing Shopee adalah dengan menggandeng artis brand ambassador Shopee, sehingga aplikasi ini jadi mudah dikenal dan banyak penggunanya.

Shopee sendiri dimiliki oleh Sea Limited, sebuah perusahaan yang berdiri sejak 2009. Pendiri Sea Limited adalah Forrest Li.

Kemudian, Forrest Li menggandeng Chris Feng untuk membangun Shopee dan meluncurkannya di tahun 2015.

Dibanding dengan Tokopedia dan Bukalapak, Shopee tergolong marketplace yang lebih muda.

Meski begitu, upaya Shopee dengan berbagai strateginya berhasil membuatnya menjadi marketplace teratas di Asia Tenggara dengan inverstor terbesarnya adalah Tencent.

Ini dia profil perusahaan Shopee secara detail dan lengkap:

Halaman Selanjutnya
1. Tentang Forrest Li...

Pages: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Moch. Nasikhun Amin
Ditulis oleh

Moch. Nasikhun Amin

A late specializer, data-informed SEO content writer who is constantly hungry for growth. A lifelong learner who is interested in the marriage between creativity and technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published.