Panduan Tips dan Cara Membuka Usaha Bisnis Jasa Pengiriman

Aorinka Anendya 15 Jun 2021 7 Menit 0

Selain mendaftarkan merek dagang, penting juga untuk segera membeli domain yang beralamatkan nama usaha jasa pengiriman kamu. Nantinya domain ini akan digunakan untuk keperluan pembuatan website.

Karena di era serba digital ini penting untuk membuat website resmi dari sebuah usaha. Apabila ingin menggunakan jasa baca panduan cara memilih jasa pembuatan website agar mendapatkan jasa profesional.

Mengurus Izin Usaha Jasa Pengiriman

Saat mendirikan usaha atau bisnis. Kelengkapan dokumen merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Salah satunya adalah surat izin usaha.

Karena dengan adanya surat izin usaha ini, konsumen dapat lebih yakin saat menggunakan jasa pengiriman barang milik kamu.

Nah, untuk mendapatkan izin usaha jasa ekspedisi atau disebut dengan SIUJPT (Surat Izin Usaha Jasa Pengurusan Transportasi) persyaratan administrasinya diantaranya sebagai berikut. SIUJPT ini nantinya dikeluarkan oleh Kantor Dinas Perhubungan Kota/Provinsi setempat.

Menurut Peraturan Menteri Perhubungan No.49 Tahun 2017

  • FC Akta pendirian perusahaan dari notaris yang telah disahkan Kemenkumham.
  • Surat keterangan domisili perusahaan.
  • Memiliki modal paling sedikit Rp1.200.000.00 dan paling sedikit 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetor penuh dengan bukti penyetoran yang sah.
  • Terdapat sertifikat kepemilikan gedung kantor sendiri atau bukti sewa minimal 2 tahun.
  • FC NPWP dan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) yang sudah dilegalisir instansi pajak.

Dan masih banyak persyaratan di luar syarat administrasi tersebut. Apabila dirasa cukup ribet, kamu juga bisa meminta bantuan ke jasa perizinan dan legalitas usaha. Karena sekarang sudah banyak yang menyediakan jasanya.

Rencanakan Layanan dan Harga yang akan Ditawarkan

Seperti yang sering kalian lihat pada jasa ekspedisi lainnya. Pasti banyak pilihan layanan pengiriman yang mereka tawarkan. Begitupula dengan bisnis yang akan kamu jalankan.

Setelah memiliki surat izin untuk melakukan usaha pengiriman, mulailah untuk memikirkan layanan apa yang akan kamu berikan.

Sebenarnya layanan ini direncanakan jauh sebelum memutuskan untuk mendirikan usaha. Sehingga saat surat izin sudah turun, kamu dapat langsung mengeksekusi rencana ide bisnis kamu.

Untuk layanannya sendiri bisa dibedakan berdasarkan harga, estimasi waktu atau yang lain.

Berikut beberapa contoh layanan yang bisa dijadikan referensi.

  • Layanan reguler estimasi waktu 3 – 5 hari sampai.
  • Layanan kilat estimasi waktu 2 – 3 hari.
  • Layanan same day dikirim di hari itu juga. Baca panduan perbedaan same day dan instant courier untuk membantu pemilihan layanan kamu.

Baca Juga : Jam Kerja Kantor J&T Kantor Cabang, Agen & Kurir [2020]

Untuk masing – masing layanan tersebut bisa kamu bedakan harganya. Biasanya semakin cepat estimasi waktu sampainya semakin mahal juga harga yang diberikan.

Penting juga untuk melihat tarif harga pada kompetitor. Selain itu dalam menetapkan tarif tidak bisa sembarangan, perlu disesuaikan dengan biaya yang dibutuhkan seperti biaya operasional, biaya asuransi dan yang lain.

Baru setelah sepakat dengan harga yang sudah didiskusikan, selanjutnya bisa langsung ditunjukkan ke public.

Menyiapkan Transportasi dan Alat yang Dibutuhkan

Setelah sepakat akan memberikan model layanan seperti apa. Selanjutnya kamu bisa mulai masuk langkah berikutnya.

Karena akan membuka jasa pengiriman maka transportasi atau kendaraan merupakan barang awal yang perlu disiapkan.

Kendaraan inilah yang nantinya digunakan untuk mengirimkan paket atau pesanan para pelanggan. Untuk biaya pembeliannya sebaiknya sudah kamu atur di Rencana Keuangan yang sebelumnya.

Sedangkan untuk pilihan kendaraannya tergantung dengan spesialisasi usaha yang sudah kamu pilih. Beberapa diantaranya adalah.

  • Mobil
  • Truk
  • Motor

Namun, bukan hanya transportasi saja tetapi semua alat yang sekiranya akan dibutuhkan untuk menunjang pengiriman, seperti peralatan teknologi.

  • Laptop
  • Handphone

Dan peralatan lain seperti alat untuk pengemasan, plastik, bubble wrap dan yang lain. Hal – hal kecil seperti itu jangan sampai terlewatkan.

Pages: 1 2 3 4

Bagikan ke:
Aorinka Anendya
Ditulis oleh

Aorinka Anendya

Perempuan receh yang gemar menulis dan tertarik akan teknologi. Sedang belajar untuk terus membuat tulisan berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.