Serba Serbi Affiliate Marketing Indonesia, Pemula Wajib Tahu!

Ayu 14 Jun 2022 4 Menit 0

2. Pilih Produk

Langkah selanjutnya adalah memilih produk untuk dipromosikan. Hal ini berlaku jika kamu hendak melakukan afiliasi di platform yang menjual berbagai jenis barang.

Misalnya saja di marketplace, ecommerce atau perusahaan besar. Untuk perusahaan tertentu, kamu hanya bisa melakukan afiliasi untuk 1 – 2 produk saja.

Setelah memperoleh link afiliasi, promosi produk sudah bisa dilakukan. Kamu bisa menawarkan produk dengan berbagi link ke berbagai media.

Misalnya ke sosial media seperti Facebook, Instagram, TikTok, dll. Atau bisa juga berbagi ke blog, situs web dan forum online lainnya.

4. Konsumen Membeli Melalui Kode Afiliasi

Dengan teknik promosi yang baik, akan ada calon customer yang tertarik untuk membeli produk atau bergabung.

Mereka dapat melakukan pembelian melalui link afiliasi khusus atau menggunakan kode referral yang sudah dibagikan.

5. Memperoleh Komisi

Dari setiap pembelian atau pendaftaran melalui link dan kode referral yang kamu bagikan, kamu akan memproleh komisi sesuai yang sudah dijanjikan.

Komisi tersebut dapat berupa uang yang bisa dicairkan, poin-poin atau hadiah tertentu. Tapi umumnya jenis komisi bisnis affiliate ada 2 yaitu Pay Per Click dan Pay Per Sale.

  • Pay Per Click adalah komisi yang dihitung dari banyaknya jumlah klik. Bisanya komisi per klik tidak terlalu besar.
  • Pay Per Sale adalah komisi yang diambil dari persentase jumlah penjualan. Artinya, komisinya lebih besar karena diambil dari sebagian nominal transaksi.

Baik komisi PPC maupun PPS sebetulnya sama-sama menguntungkan. Hanya saja, memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.

Intinya, semakin banyak pembeli melakukan transaksi melalui link referral, semakin banyak pula komisi yang akan diterima.

Kelebihan & Kekurangan Affiliate Marketing

Selain gaji affliate marketing yang lumayan, caranya yang mudah dan fleksibel membuat afiliasi banyak dilirik masyarakat.

Tapi sebelum kamu mencoba bisnis ini, sebaiknya ketahui dulu kelebihan dan kekurangannya agar punya pertimbangan.

Kelebihan

Program afiliasi merupakan ide bisnis online yang cocok dikerjakan siapa saja, mulai dari pekerja hingga ibu rumah tangga.

Bisnis ini bisa jadi kerjaan sampingan selain jualan online. Selain menawarkan keuntungan menjanjikan, afiliasi tidak banyak menyita waktu dan tenaga. Afiliasi juga menawarkan banyak kelebihan, diantaranya:

  • Praktiknya mudah yakni dengan membagikan link atau kode referral yang sudah tersedia.
  • Hemat biaya operasional dan marketing.
  • Tidak memerlukan teknik atau skill khusus.
  • Waktu dan tempat lebih fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan produk.
  • Komisi diperoleh secara adil, biasanya perhitungan per klik, per lead dan per nominal penjualan.
  • Menjangkau secara luas dan tanpa batasan ruang dan waktu.
  • Pihak affiliator bisa menggunakan teknik promosi yang bervariasi.

Kekurangan

Meskipun memiliki segudang kelebihan, bisnis afiliasi juga tak luput dari kekurangan. Berikut beberapa kelemahan pemasaran afiliasi yang patut diperhitungkan:

  • Menimbulkan masalah serius apabila berpartner derngan affiliator yang kurang bertanggung jawab. Misal, pembuatan iklan palsu.
  • Keuntungan yang diperoleh merchant sedikit karena harus berbagi dengan affiliator.
  • Beberapa program affiliate tidak membayar komisi sesuai perjanjian.

Penutup

Nah, setelah menyimak info di atas, apakah kamu tertarik belajar affiliate marketing? Sebetulnya cara menjadi affiliate marketing mudah kok, tinggal luangkan waktu dan tenaga untuk melakukannya.

Di samping itu kamu perlu punya skill promosi yang baik. Jika sudah, kamu bisa simak tutorial berafiliasi yang banyak diulas di situs dan postingan sosial media.

Oke? Sekian dulu info dari kami. Sampai jumpa di pembahasan menarik lainnya 🙂

Pages: 1 2Lihat Semua

Bagikan ke:
Ayu
Ditulis oleh

Ayu

Be bold & strong through what you say and share ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *