Apa yang Dimaksud ETD dan ETA Dalam Istilah Logistik – ETA dan ETD Adalah?

Hanif 14 Jul 2023 3 Menit 0

Ketika memperhatikan status pengiriman barang, tidak jarang yang bertanya eta dan etd adalah apa?

ETA (Estimated Time of Arrival) dan ETD (Estimated Time of Departure) adalah dua istilah yang kerap digunakan dalam urusan logistik.

Bagi yang menguasai bahasa Inggris, mungkin sudah bisa menerka maksudnya degnan mengetahui makna singkatannya. Tapi jika belum, tidak perlu khawatir karena kita akan membongkar lebih dalam lagi makna dan pentingnya ETA dan ETD dalam operasional logistik.

Apa itu ETD

Estimated Time of Departure (ETD) merujuk pada perkiraan waktu dimana sebuah pengiriman atau transportasi dijadwalkan untuk berangkat dari titik asal. Dalam operasional logistik, baik itu transportasi udara, laut, maupun darat, ETD memberikan gambaran kapan proses pengiriman barang mulai dilakukan.

Ini sangat berguna ketika pick up dan drop off paket, pihak ekspedisi bisa mengecek kapan truk kargo akan datang. ketika truk itu berangkat dari kantor, itulah estimasi waktu pemberangkatan, alias estimated time of departure nya.

Contoh lainnya adalah penggunaan ETD dalam dunia nyata bisa berupa sebuah kapal kargo yang direncanakan untuk meninggalkan pelabuhan pada jam tertentu. ETD sangat penting dalam perencanaan dan manajemen logistik, sebab dapat mempengaruhi banyak aspek, seperti penjadwalan gudang, manajemen inventaris, dan tentunya, estimasi waktu kedatangan atau ETA.

Dalam konteks transportasi, ETD juga berperan penting dalam menentukan jadwal penerbangan atau keberangkatan kapal. Setiap perubahan dalam ETD dapat mempengaruhi banyak aspek lain dari rantai pasokan, termasuk jadwal ETA, yang kemudian berdampak pada kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, penentuan ETD yang akurat sangat penting dalam operasi logistik yang efisien dan efektif.

Contoh etd & eta - niagaasia

Contoh jadwal etd & eta – niaga. Asia

Apa itu ETA

Estimated Time of Arrival (ETA) adalah perkiraan waktu dimana pengiriman atau transportasi dijadwalkan untuk sampai di tujuan akhir. Dalam konteks logistik, ETA digunakan untuk memberikan gambaran kepada penerima tentang kapan mereka dapat mengharapkan pengiriman barang mereka tiba.

ETA berfungsi sebagai perkiraan ketika barang atau kargo akan mencapai tujuan mereka, berdasarkan pada faktor-faktor seperti jarak tempuh, kecepatan rata-rata kendaraan, dan kondisi jalan atau rute. Misalnya, jika sebuah paket dikirim dari Jakarta ke Surabaya menggunakan truk, ETA akan dihitung berdasarkan jarak antara kedua kota, kecepatan truk, dan kondisi lalu lintas di rute tersebut.

Mengerti ETA dengan baik adalah bagian integral dari pengelolaan rantai pasokan yang efektif. Dengan memantau ETA, perusahaan logistik dapat memastikan bahwa barang mencapai pelanggan tepat waktu, dan pelanggan dapat merencanakan secara akurat kapan mereka perlu ada di lokasi untuk menerima pengiriman. Selain itu, perubahan atau penyesuaian ETA mungkin diperlukan berdasarkan kondisi di lapangan, seperti cuaca buruk atau gangguan lalu lintas, yang semuanya harus dikelola dengan hati-hati untuk memastikan kepuasan pelanggan.

Perbedaan ETD dan ETA

Meski keduanya digunakan dalam konteks yang sama – pengiriman dan logistik – ada beberapa aspek yang membedakan keduanya.

Infografis eta & etd

Ilustrasi waktu eta & etd

Estimated Time of Departure (ETD):

  • ETD merujuk pada waktu yang dijadwalkan untuk keberangkatan suatu pengiriman atau transportasi.
  • ETD digunakan sebagai perkiraan waktu kapan barang atau kargo akan meninggalkan titik asal.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi ETD termasuk waktu pengemasan dan pemuatan barang, kondisi cuaca, dan kondisi lalu lintas pada saat keberangkatan.
  • Dalam konteks logistik, ETD penting untuk merencanakan dan mengkoordinasikan pengiriman dan transportasi.

Estimated Time of Arrival (ETA):

  • ETA merujuk pada waktu yang dijadwalkan untuk kedatangan suatu pengiriman atau transportasi di tujuan akhir.
  • ETA digunakan sebagai perkiraan waktu kapan barang atau kargo akan sampai di tujuan.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi ETA termasuk jarak tempuh, kecepatan rata-rata kendaraan, dan kondisi jalan atau rute.
  • Dalam konteks logistik, ETA penting untuk memberikan gambaran kepada penerima tentang kapan mereka dapat mengharapkan pengiriman barang mereka tiba.

Jadi, meskipun ETD dan ETA keduanya merupakan bagian dari proses pengiriman dan logistik, mereka merujuk pada tahapan yang berbeda dari perjalanan dan memberikan informasi yang berbeda tentang proses tersebut.

Akhir Kata

Sekarang sudah paham kan jika kamu membaca dokumen pengiriman, maksud ETA dan ETD adalah estimasi waktu pemberangkatan dan waktu sampai

Memahami konsep ETA dan ETD dalam dunia logistik merupakan bagian integral dari proses pengiriman dan pengangkutan barang. Konsep-konsep ini tidak hanya membantu dalam merencanakan dan memonitor proses, tetapi juga memastikan bahwa komunikasi antara pengirim, pengangkut, dan penerima tetap jelas dan efisien.

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Hanif
Ditulis oleh

Hanif

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *