ADVERTISEMENT

Panduan Sukses Jualan di Tokopedia untuk Pemula [Lengkap]

Posted on 4 Jun 2020 By Ifan Prasya

Memulai untuk jualan di Tokopedia bisa menjadi pilihan yang bagus buat para pemilik usaha. Baik yang baru mulai, atau yang sudah punya toko.

Tak heran, karena Tokopedia sudah punya lebih dari 90 juta pengguna dari seluruh penjuru Indonesia. Gratis, logistik lengkap, kaya fitur.

Namun jika hanya sekadar mendaftar akun dan upload produk, maka kita akan kesulitan untuk mendapat orderan. Butuh strategi khusus bagi para pemilik toko seperti Anda.

ADVERTISEMENT

Untungnya, kami sudah siapkan panduan lengkap yang menjelaskan cara jualan di Tokopedia tanpa modal. Bisa lewat HP atau PC.

Mari kita mulai.

Hal Penting Sebelum Jualan di Tokopedia

Langkah awal sebelum memulai semuanya. Anda harus punya rencana sebelum berjualan di Tokopedia. Kami punya acuan menjadi 3 bagian: menjual produk sendiri, menjadi reseller, menjadi dropshipper.

Sebetulnya, baik untuk cara menjadi reseller/dropshipper di Tokopedia atau menjual barang sendiri, secara teknis itu sama. Jadi tak perlu khawatir soal tutorial-nya, karena bisa diterapkan untuk segala jenis usaha.

Sekarang, kita bedah dulu beberapa opsi sebelum mulai jualan di Tokopedia. Berikut penjelasannya.

Jual Produk Sendiri

Dalam kata lain, Anda jadi produsen. Anda sudah punya produk yang siap dijual lewat Tokopedia. Baik itu produk hand made, rumah produksi, maupun dalam skala yang lebih besar lagi.

Tidak melulu harus siap semuanya, baru mulai pun tidak masalah. Asal Anda yang memegang kendali produksi. Bahkan kalau karyawan belum banyak. Karena, apapun bisa dijual di Toped.

Kelebihan menjual produk sendiri adalah Anda punya brand sendiri, keuntungan maksimal, bisa membuka program reseller & dropshipper.

Kekurangannya tentu modal di awal cukup besar, semuanya di-handle oleh Anda, butuh waktu untuk menguatkan brand di pasaran.

Jadi Reseller

Dengan menjadi reseller, artinya Anda membantu produsen untuk memasarkan produk mereka. Menjualnya kembali dengan mark-up harga sesuai kesepakatan.

Kelebihan menjadi reseller di Tokopedia tentu Anda bisa mengumpulkan supplier besar dan membantu mereka berjualan. Anda mendapat potongan harga reseller, tidak perlu memproduksi, tinggal stok & jual.

Kekurangannya tentu Anda akan butuh modal awal yang lumayan. Karena untuk menjadi reseller, butuh minimum pembelian. Baru nanti Anda mendapat diskon.

Jadi Dropshipper

Berbeda dengan reseller, dropshipper bisa jadi lebih simpel. Cocok untuk sampingan terlebih dulu. Tugasnya hanya memasarkan produk dari produsen dengan mark-up harga tertentu.

Kelebihan menjadi dropshipper di Tokopedia ialah Anda tidak perlu stok barang, mendapat marketing kit yang lengkap dari produsen, tinggal promo & promo terus-terusan.

Kekurangannya, Anda tidak bisa mengontrol lebih jauh untuk stok barang, kualitas foto produk, dan biasanya mark-up harga lebih kecil (dibanding menjadi reseller atau jual produk sendiri).

Buka Toko dan Mulai Jualan di Tokopedia

Tutorial membuka toko di Tokopedia ini bisa dilakukan lewat HP atau PC/Desktop. Pilih sesuka Anda. Kalau memang ingin lebih praktis, silakan pakai HP. Kalau ingin lebih leluasa, silakan pakai PC.

Daftar Akun Toko

Langkah ini kami contohkan menggunakan Aplikasi Tokopedia. Untuk PC, kurang lebih sama. Silakan disesuaikan. Caranya seperti ini.

  1. Masuk ke Aplikasi Tokopedia atau situs web Tokopedia.
  2. Tap Akun > Akun Toko.
  3. Tap Buka Toko Gratis.
  4. Isi no HP Anda, lalu input kode OTP untuk verifikasi.
  5. Isi nama Anda sesuai KTP.
  6. Isi nama toko Anda beserta domain. (domain = username, misal. tokopedia.com/tokokamu)
  7. Silakan isi survei singkat dari Toped, jawab sesuai kondisi toko Anda saat ini.
  8. Isi alamat toko dengan lengkap. Pastikan nama jalan, nomor rumah, RT/RW, kode pos. Semua ini untuk kemudahan dalam penjemputan & pengantaran barang.
  9. Selesai. Kini toko Anda sudah siap dipakai untuk jualan di Tokopedia.

Pro tip: Supaya nantinya lebih mudah dalam mengelola toko, silakan unduh aplikasi Tokopedia Seller di PlayStore.


Posting Produk Pertama

Cara upload produk di Tokopedia sangatlah mudah. Berikut langkahnya.

  1. Buka Aplikasi Tokopedia atau situs web Tokopedia.
  2. Tap Tambah Produk.
  3. Upload foto produk Anda.
  4. Masukkan nama produk beserta kategorinya.
  5. Masukkan harga yang bersaing. Tidak terlalu murah, tidak terlalu mahal.
  6. Isi dengan lengkap informasi produk & jasa pengiriman. Meliputi berapa stok-nya, apa saja variasinya, kondisinya baru atau bekas, beratnya berapa Kg, dan deskripsi produk yang lengkap.
  7. Tap Simpan.
  8. Selesai.

Toko Anda sudah punya produk baru saat ini. Silakan tambahkan produk baru untuk melengkapi etalase toko Anda di Tokopedia.

Manfaatkan Fitur Voucher Toko

Tokopedia sudah menyiapkan sarana gratis untuk mendukung performa toko Anda, yakni Voucher Toko. Voucher ini ada 2 tipe: Cashback dan Gratis Ongkir.

Hanya saja, seluruh nominal promosi di fitur Voucher Toko ini, semuanya 100% ditanggung oleh pemilik toko, ya.

Baik. Kita bahas dulu satu per satu antara Cashback dan Gratis Ongkir.

Cashback. Bisa digunakan untuk menambah reputasi toko Anda. Ingat ya, tadi kita sempat mengisi harga. Usahakan agar harga tetap bersaing.

Nah, untuk menarik minat pelanggan, solusinya ialah memberi Cashback. Dengan begitu, brand toko Anda tetap bagus di mata pelanggan tanpa harus menurunkan harga jor-joran.

Gratis Ongkir. Voucher ini bisa digunakan apabila target pasar Anda berada di seluruh Indonesia. Terutama untuk kota-kota yang sulit menemukan produk sejenis dengan yang Anda jual.

Jadi ini peluang untuk mendapatkan jangkauan yang lebih luas. Minimal potongan Rp5 ribu saja.

Baik, lalu bagaimana cara menggunakan fitur Voucher Toko? Langkahnya seperti ini.

  1. Masuk ke situs web Tokopedia. (karena saat ini program Voucher Toko hanya bisa diaktifkan lewat PC/Desktop)
  2. Klik Toko > TopAds > Voucher Toko.
  3. Silakan pilih antar Cashback atau Gratis Ongkir, atau bisa juga dua-duanya.
  4. Isi informasi lengkap terkait Syarat & Ketentuan menggunakan voucher toko Anda.
  5. Selesai.

Bangun & Tingkatkan Reputasi Toko

Sembari terus mempercantik toko dan melengkapi produk, silakan bangun reputasi toko selagi ada pesanan masuk.

Apa saja yang perlu diperhatikan?

Ulasan Toko. Ulasan ini bisa ke pembeli, bisa juga ke penjual. Setelah pesanan diterima oleh pembeli, silakan beri ulasan kepada mereka.

Selain itu, selalu balas ulasan yang diberikan oleh para pelanggan dengan ucapan terima kasih dan sebagainya. Anda juga bisa pakai fitur otomatis untuk membalas ulasan pembeli.

Reputasi Toko. Ada badge khusus yang menggambarkan reputasi toko Anda. Hal ini dipengaruhi oleh performa toko dan kepuasan pelanggan.

Maka, selalu usahakan untuk melayani para pembeli dengan maksimal. Walau nanti agak susah sih. Meski ada saja pembeli yang menjengkelkan, tetap layani sepenuh hati, ya 😀

Nanti, seiring bertambahnya pesanan dan ulasan toko, reputasi akan naik sendiri. Ditunjukkan dengan badge dan poin reputasi.

Fokus Meningkatkan Penjualan Toko Anda

Sekarang kita akan fokus menerapkan cara jualan di Tokopedia agar cepat laku. Beberapa cara ini terbukti efektif dalam meningkatkan angka penjualan.

Buat Listing Produk yang Memikat

Secara simpel kami bisa katakan, copywriting ialah proses menyusun kalimat penjualan yang mampu mempengaruhi orang untuk membeli.

Sebenarnya ada banyak sekali aspek yang bisa diterapkan dalam ilmu copywriting. Segala ilmu psikologi dan sains data diterapkan di sini.

Namun, untuk meningkatkan penjualan di Tokopedia, caranya lebih sederhana. Anda tinggal fokus pada 3 hal: judul/headline, deskripsi, foto produk.

nama produk tokopedia
(c) tokopedia.com

Buat Headline yang Menjual. Untuk judul produk, gunakan formula ini: “Tipe Produk + Merek + Keterangan“. Itu sudah cukup.

Untuk headline, silakan nanti diletakkan pada kolom deskripsi. Intinya, buat pembaca merasa langsung tertarik untuk membaca deskripsi produk Anda sampai selesai.

Contoh headline yang persuasif: “Miliki Kursi Kerja Nyaman dengan Cashback Hingga Rp99 Ribu, Khusus Hari Ini!

Buat Deskripsi yang Komplit. Komplit di sini, artinya Anda jabarkan apa yang Anda tau mengenai produk Anda.

Mulai dari spesifikasi (komposisi bahan), fitur, variasi (warna, ukuran), ketersediaan garansi produk. Fokuskan pada keunggulan produk Anda dan selalu tambahkan benefit (atau manfaat) untuk pelanggan.

Pembeli akan langsung tertarik kalau Anda dapat menggambarkan hasil akhir yang akan terjadi ketika mereka membeli produk Anda.

Buat Foto Produk yang Clean. Tidak ada aturan baku untuk foto produk. Tapi yang jelas, selalu pilih latar belakang foto yang terang dan bersih.

Ambil juga beberapa gambar dari sudut pandang yang berbeda. Dari tampak depan, samping, belakang, atas, atau bahkan diagonal.

Pastikan resolusi foto produk juga tinggi, jadi saat di-zoom tidak pecah.

Beri Harga yang Bersaing. Kami selalu menekankan untuk mencantumkan harga yang sesuai dan kompetitif. Tidak terlalu murah, juga tidak terlalu mahal.

Kalau ingin lebih mendalami soal penentuan harga, kami punya referensi. Setidaknya ada 3 cara menentukan harga produk, yakni:

  1. Sesuai Biaya Produksi. Disebut juga HPP (Harga Pokok Produk). Caranya ialah hitung semua biaya, lalu ambil mark-up keuntungan.
  2. Sesuai Harga Kompetitor. Kalau belum punya brand yang kuat, silakan gunakan cara ini. Sesuaikan dengan harga pasar.
  3. Sesuai Value Produk. Hanya pakai cara ini kalau memang produk Anda punya nilai yang tinggi. Misal, seperti produk Apple.

Promosikan Menggunakan TopAds

topads iklan tokopedia
(c) tokopedia.com

TopAds ialah fitur untuk beriklan di Tokopedia. Bisa digunakan oleh seluruh toko, termasuk Anda.

Keuntungan menggunakan fitur TopAds adalah, produk Anda bisa mendapat peringkat teratas saat pembeli mencari produk di kolom search Tokopedia.

Sehingga, produk Anda bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli. Pembeli yang memang membutuhkan produk yang Anda jual.

cara kerja topads tokopedia
(c) tokopedia.com

Cara kerja fitur TopAds ialah, Anda hanya perlu membayar tiap kali ada yang me-klik iklan produk Anda. Istilahnya, CPC alias Cost Per Click. Biaya per klik bervariasi, mulai dari Rp250, Rp300, dan Rp350.

Oiya, perlu diketahui bahwa fitur ini hanya bisa diakses lewat PC/Desktop dan Seller App. Tidak bisa melalui app Toped biasa.

Bagaimana cara mengaktifkannya? Berikut langkahnya.

  1. Masuk ke situs web Tokopedia.
  2. Pilih menu TopAds.
  3. Silakan Anda isi saldo TopAds dengan cara pilih menu Tambah Kredit.
  4. Ada beberapa metode pembayaran, silakan pilih sesuai keinginan Anda. Lalu bayar sesuai nominal.
  5. Jika sudah, silakan pilih Isi Kredit TopAds.

Saldo sudah terisi, sekarang giliran menampilkan iklan. Caranya seperti ini.

  1. Masuk ke situs web Tokopedia.
  2. Pilih menu TopAds.
  3. Klik tombol Mulai Beriklan.
  4. Silakan atur Anggaran Harian sesuai budget iklan Anda.
  5. Klik tombol Aktifkan Iklan Otomatis.
  6. Selesai.

Potensi iklan di-klik oleh pembeli jumlahnya bisa macam-macam. Tergantung pada besaran budget yang Anda keluarkan untuk beriklan di Tokopedia.

Sebagai contoh, misal Anda memilih budget maksimal Rp100.000, maka bisa di-klik oleh 140-275 calon pembeli (menurut perhitungan Tokopedia).

Nanti, silakan atur kembali untuk budget dan formulasi-nya. Cari model yang terbaik untuk produk dan toko Anda.

Naik Kelas Jadi Power Merchant

Power Merchant ialah member/keanggotaan untuk mendapatkan fitur ekslusif dari Tokopedia. Keuntungan bergabung menjadi Power Merchant antara lain:

  • Pembeli jadi lebih percaya pada toko Anda.
  • Toko Anda mendapat bonus kredit TopAds sebesar 5%.
  • Bisa mendapat promo-promo menarik langsung dari Tokopedia.

Ujung-ujungnya, fitur ini bisa membantu Anda untuk meningkatkan penjualan. Fitur ini ada yang gratis, ada yang berbayar.

upgrade toko power merchant
(c) tokopedia.com

Lalu bagaimana cara menjadi Power Merchant? Mudah kok.

  1. Masuk ke situs web Tokopedia.
  2. Pilih menu Upgrade jadi Power Merchant. (sebelah kiri akun)
  3. Silakan verifikasi data diri dengan cara meng-upload foto KTP.
  4. Naikkan performa toko hingga >75 poin.
  5. Selesai.

Memang membutuhkan waktu, tapi tak ada salahnya untuk mencoba. Banyak keuntungan ekslusif yang akan toko Anda dapatkan.


Baca selengkapnya tentang Promo Belanja Online untuk menemukan ratusan diskon, voucher, dan promo belanja dari 10 marketplace favorit di Indonesia.


Kembangkan Toko Anda Jadi Lebih Besar

Baik, kita masuk ke tahap yang lebih advanced. Katakanlah toko Anda sudah menerima banyak pesanan, ulasan toko sudah banyak, reputasi toko meningkat, dan penjualan stabil.

Maka, kini saatnya untuk mengembangkan toko Anda menjadi jauh lebih besar lagi. Caranya dengan memaksimalkan setiap kanal yang ada.

Apa saja? Lanjutkan membaca.

Manfaatkan Fitur Broadcast Chat

Satu lagi fitur yang sangat powerful ialah Broadcast Chat. Simpelnya, fitur ini bisa berpromosi langsung ke kolom chat pelanggan. Tentu sangatlah tepat sasaran.

Hampir mirip dengan metode email marketing, bukan? Tinggal menambah materi copywriting yang memikat, lalu konversi deh.

Oiya, fitur Broadcast Chat sudah otomatis aktif apabila Anda sudah upgrade toko ke Power Merchant dan Official Store.

Sebelum itu, Anda perlu tau dulu siapa saja target yang menerima Broadcast Chat ini. Ada tiga, yakni:

  1. Follower toko. Mereka yang sudah mem-follow toko Anda.
  2. Pembeli potensial. Mereka yang dulu pernah berkunjung ke toko Anda, atau pernah menambahkan produk Anda ke keranjang, atau juga pernah bertanya lewat diskusi / chat.
  3. Pelanggan toko. Mereka yang sudah pernah membeli produk Anda. Walau kadang mereka tidak mem-follow toko Anda.

Buat yang ingin mendapat gambaran jelasnya, seperti ini kira-kira hasil kiriman Broadcast Chat:

broadcast chat
(c) tokopedia.com

Cara menggunakan fitur Broadcast Chat adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke situs web Tokopedia. (karena hanya bisa digunakan lewat PC/Desktop)
  2. Pilih menu Chat (Inbox) > Broadcast Chat.
  3. Setelah muncul halaman baru, silakan klik Buat Pesan.
  4. Lengkapi konten dengan banner promosi dan isi pesan copywriting.
  5. Opsional, Anda bisa tambah voucher toko dan produk yang ingin dipromosikan.
  6. Silakan Anda pilih Target Penerima. Bisa Follower, Pembeli Potensial, ataupun Pelanggan.
  7. Isi budget iklan Anda. Bisa juga mengambil dari kredit TopAds. Di situ juga ada perhitungan total target yang menerima.
  8. Jika semua sudah lengkap, silakan Kirim Pesan.
  9. Selesai.

Promosi Anda sudah berhasil terkirim ke target pembeli. Sebagai referensi, Broadcast Chat cukup efektif dikirimkan pada waktu/periode tertentu, yakni:

  1. Tanggal-tanggal Gajian. Yaps. Target penerima biasanya sudah menerima gaji di tanggal 25 (akhir bulan) sampai tanggal 5 (awal bulan). Silakan divariasikan sesuai dengan hasil yang didapatkan pula.
  2. Saat Peluncuran Produk Baru. Toko Anda yang sudah berkembang tentu ada banyak produk baru yang ingin diluncurkan. Menyusul permintaan pelanggan juga. Nah, ini saat yang tepat untuk mengirim BC.
  3. Saat Tokopedia Mengadakan Promo. Coba perhatikan waktu-waktu tertentu saat Tokopedia rutin mengadakan promo. Biasanya pembeli berdatangan dan aktif membuka apps, ini peluang juga buat Anda.

Intinya, jangkau calon pembeli Anda dan maksimalkan konversi pembelian menggunakan fitur Broadcast Chat Tokopedia.

Perkuat Brand di Sosial Media

Semua fitur yang ada di Tokopedia sudah dimanfaatkan. Sekarang, tinggal kita perbaiki sosial media untuk memperkenalkan brand toko Anda.

Pada dasarnya, sosial media digunakan untuk berinteraksi dengan calon pembeli. Berjualan langsung memang bisa dan hasilnya juga bagus. Tetapi, akan sangat efektif jika fokus untuk menjalin engangement terlebih dulu.

Sosial media yang bisa dipakai, ialah Facebook dan Instagram. Kedua platform ini sudah terbukti mampu menunjang brand image untuk bisa dikenal oleh para target.

Sebagai gambaran, ada 3 tipe konten yang efektif untuk membangun kedekatan dengan calon pelanggan di sosial media, yakni:

  1. Konten Edukatif. Berisi hal-hal yang mampu menjawab keluh-kesah, pertanyaan, dan masalah mereka. Ini sangat bagus untuk menguatkan brand Anda sebagai pakar di bidang yang Anda geluti. Mereka juga perlahan percaya pada apa yang Anda jual.
  2. Konten Menghibur. Berisi hal-hal yang sifatnya ringan, mudah dicerna. Bentuknya bisa berupa quote / motivasi. Atau bahkan juga bisa berupa keluh-kesah / sambat. Ini bisa mendekatkan secara emosional.
  3. Konten Promosi. Berisi materi promo yang dibalut dengan copywriting. Sehingga, mereka tidak merasa bahwa itu adalah iklan secara terang-terangan. Promosi jenis ini disebut juga dengan soft-selling.

Wah, cukup panjang juga ya pembahasan kita kali ini. Sekarang, tugas Anda cukup mencatatnya ke notebook atau app mencatat di HP. Atau yang paling simpel, silakan bookmark (Ctrl+D) halaman ini.

Sekarang bagaimana, apa Anda sudah ada gambaran untuk jualan di Tokopedia?

Kalau ada pertanyaan, silakan sampaikan lewat kolom komentar, ya. Kami akan senantiasa membantu Anda untuk mengembangkan usaha lewat toko online & marketplace, salah satunya Tokopedia.

Semoga bermanfaat dan selamat berjualan! 🙂

ADVERTISEMENT
`
Author
WRITTEN BY

Ifan Prasya

Terampil dalam menyajikan konten unggulan yang renyah & gurih untuk mendapatkan peringkat yang baik di halaman pertama Google.
ADVERTISEMENT

Related Post

Daftar Lengkap Kantor SiCepat di Pekanbaru Hingga Jam Buka

16 Jul 2020 BY Ifan Prasya

Buat Anda yang sedang mencari alamat kantor pusat dan agen SiCepat Ekspres di Pekanbaru Riau, scroll laman ini sampai akhir. Karena akan ada tambahan informasi mengenai jam buka, layanan (pick …

Info Lengkap Proses Pengiriman Paket JNE

5 Feb 2019 BY Fadhil Guntur Ashari

Jika berbicara mengenai jasa ekspedisi di Indonesia, nama JNE berulang kali muncul ke permukaan. Siapa yang tak kenal JNE? Bahkan sebelum bisnis online menjamur seperti sekarang ini, JNE telah menjadi …

Cara Cek Rekening Koran BRI Dengan Mudah

19 Aug 2020 BY Fadhil Guntur Ashari

Cara Cek rekening koran bri – Salah satu masalah nasabah bank yang sering terjaid ialah tidak pahaman masalah rekening koran atau mutasi bri. Banyak sekali ibu – ibu atau bahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *