Stock Opname: Pengertian, Tujuan, dan Cara Melakukannya

Hanif 13 Aug 2023 5 Menit 0

Ketika mendengar stock opname, mungkin hal yang pertamakali terpikirkan adalah pengeekan stok barang di supermarket atau swalayan. Namun, stock opname juga dilakukan dalam manajemen gudang!

Dalam dunia bisnis dan industri, mengerti dan mengelola inventaris adalah komponen krusial yang seringkali menjadi penentu sukses atau gagalnya sebuah operasi. Karenanya, stock opname penting untuk menjaga performa dalam logistik.

Tapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan stock opname? Mengapa penting, dan bagaimana cara melakukannya? Simak artikel ini hingga selesai.

Apa Itu Stock Opname

Stock opname, atau yang juga dikenal sebagai audit inventaris atau physical inventory, adalah proses sistematis di mana perusahaan atau organisasi menghitung secara fisik semua barang atau inventaris yang ada dalam gudang atau tempat penyimpanan lainnya. Begitulah pengertian stock opname atau yang kerap disingkat SO ini.

Proses ini umumnya terdiri dari beberapa tahap, seperti persiapan awal, briefing H-1, pengecekan fisik, rekonsiliasi dan pelaporan. Meski begitu perlu dicermati bahwa masing-masing perusahaan bisa saja memiliki kebijakan tersendiri.

Umumnya proses pengecekan fisik ini dilakukan diluar waktu aktif, sehingga tidak mengganggu operasional. Kini, sudah ada barcode dan aplikasi pencatatan gudang yang sangat membantu dalam proses stock opname. Sebelumnya perlu kartu stock barang dan mencatat jumlah barang satu per satu.

Hasil akhir dari stock opname adalah catatan persediaan yang bisa dibandingkan dengan catatan barang masuk dan barang keluar. Jika terjadi selisih/perbedaan, perusahaan bisa mengambil langkah lebih lanjut.

Tujuan dari proses ini adalah untuk memastikan bahwa catatan inventaris yang ada dalam sistem komputer sesuai dengan apa yang sebenarnya ada di gudang.

Manfaat Stock Opname

Mengapa Stock Opname Penting? Ada beberapa manfaat stock opname yang membuatnya tidak terpisahkan dari manajemen logistik.

  • Akurasi Data
    Melalui stock opname, perusahaan dapat memastikan bahwa data inventaris yang tercatat dalam sistem adalah cerminan yang tepat dari apa yang sebenarnya ada di lapangan. Ini membantu dalam mengidentifikasi setiap perbedaan yang mungkin terjadi akibat kesalahan pencatatan, kerusakan, pencurian, atau faktor lainnya.
  • Pengambilan Keputusan
    Informasi yang akurat tentang inventaris sangat penting untuk membuat keputusan bisnis yang tepat, seperti perencanaan pembelian, analisis penjualan, dan strategi pemasaran.
  • Kepatuhan Regulasi
    Dalam beberapa industri dan yurisdiksi, stock opname mungkin merupakan kebutuhan hukum. Ini membantu perusahaan dalam memenuhi standar akuntansi dan regulasi pajak.
  • Efisiensi Operasional
    Memahami apa yang ada di inventaris memungkinkan perusahaan untuk mengelola sumber dayanya dengan lebih baik, menghindari kelebihan stok atau kekurangan, dan pada akhirnya menghemat biaya.
  • Kedisiplinan Karyawan
    Stock opname memastikan bahwa karyawan patuh dan tidak melakukan hal-hal tidak diinginkan.

Begitulah beberapa manfaat yang menunjukkan pentingnya stock opname. Sekarang sudah tahu kan mengapa stock opname itu penting?

Apa Tujuan dari Stock Opname

Stock opname adalah proses yang lebih dari sekadar menghitung barang. Ada tujuan strategis dan penting yang memainkan peran kunci dalam operasi bisnis. Berikut adalah beberapa tujuan utama dari stock opname.

  • Validasi Data Inventaris
    Stock opname memastikan bahwa catatan inventaris di sistem komputer sesuai dengan jumlah fisik yang ada di gudang. Hal ini membantu dalam menemukan dan mengoreksi ketidakakuratan dalam catatan, yang bisa terjadi karena kesalahan manusia, sistem, atau kecurangan. Ini adalah tujuan stock opname yang paling utama.
  • Kontrol Internal
    Dengan melakukan stock opname secara teratur, perusahaan dapat menjaga kontrol internal yang ketat atas inventaris mereka. Hal ini membantu dalam mencegah kerugian akibat pencurian, kerusakan, atau pengelolaan yang buruk.
  • Pemenuhan Kepatuhan dan Standar Akuntansi
    Dalam banyak kasus, stock opname adalah bagian dari persyaratan hukum dan regulasi. Hal ini membantu perusahaan dalam memenuhi standar akuntansi dan persyaratan audit, serta menjamin bahwa laporan keuangan mereka akurat dan transparan.
  • Optimisasi Manajemen Inventaris
    Melalui pemahaman yang lebih baik tentang apa yang sebenarnya ada dalam inventaris, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang kapan dan berapa banyak untuk membeli, bagaimana menyimpan barang, dan bagaimana merespons dinamika pasar yang berubah.
  • Mengidentifikasi Masalah Operasional
    Proses stock opname sering kali membuka mata terhadap masalah operasional yang mungkin belum terdeteksi. Ini bisa termasuk isu-isu seperti proses yang tidak efisien, masalah dengan vendor, atau masalah kualitas produk.
  • Mendukung Perencanaan dan Strategi Bisnis
    Informasi yang akurat tentang inventaris adalah dasar untuk perencanaan dan strategi bisnis yang efektif. Baik dalam merencanakan penjualan musiman atau dalam merespons tantangan pasokan, pengetahuan yang tepat tentang inventaris adalah alat yang tak ternilai.

Stock opname bukan hanya soal menghitung barang; itu adalah proses multifungsi yang mendukung kontrol, kepatuhan, efisiensi, dan pengambilan keputusan strategis dalam bisnis. Dalam konteks ini, stock opname adalah jauh lebih dari sekadar rutinitas; itu adalah alat penting yang mendukung pertumbuhan, stabilitas, dan keberhasilan suatu perusahaan dalam jangka panjang.

Kapan Stock Opname di Lakukan

Waktu pelaksanaan stock opname bisa berbeda-beda tergantung pada kebutuhan, kebijakan, dan industri perusahaan. Berikut adalah beberapa situasi dan waktu umum di mana stock opname biasanya dilakukan:

  • Akhir Periode Akuntansi
    Banyak perusahaan melakukan stock opname di akhir periode akuntansi, seperti kuartal atau tahun fiskal. Hal ini membantu dalam menyajikan laporan keuangan yang akurat, yang mencerminkan nilai inventaris yang tepat pada akhir periode tersebut.
  • Sebelum Audit
    Sebelum audit eksternal, perusahaan seringkali perlu melakukan stock opname untuk memastikan bahwa semua data inventaris sesuai dengan catatan dan siap untuk ditinjau oleh auditor
  • Ketika Ada Perubahan Signifikan
    Jika ada perubahan signifikan dalam operasi bisnis, seperti perubahan dalam manajemen, sistem, atau proses, stock opname mungkin diperlukan untuk memastikan semua data up to date.
  • Siklus Stock Opname
    Beberapa perusahaan memilih untuk melakukan stock opname dalam siklus, mengaudit bagian-bagian tertentu dari inventaris pada interval yang teratur. Hal ini bisa membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah sebelum mereka menjadi signifikan, tanpa harus menghitung seluruh inventaris sekaligus.
  • Ketika Ada Ketidaksesuaian atau Masalah
    Jika ada ketidaksesuaian yang terdeteksi atau masalah dengan inventaris, stock opname mungkin diperlukan untuk menentukan penyebabnya dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan.
  • Persyaratan Hukum atau Regulasi
    Dalam beberapa kasus, hukum atau regulasi mungkin mengharuskan stock opname dilakukan pada waktu tertentu atau dalam kondisi tertentu.
  • Sebelum dan Setelah Penjualan Musiman atau Promosi
    Untuk memastikan bahwa perusahaan memiliki cukup stok untuk memenuhi permintaan dan untuk memahami dampak penjualan atau promosi pada inventaris, stock opname mungkin diperlukan sebelum dan setelah periode penjualan besar.

Waktu dan frekuensi stock opname dapat sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan, tujuan, dan kebijakan spesifik perusahaan. Memilih waktu yang tepat untuk melakukan stock opname adalah kunci untuk meminimalkan gangguan operasional dan mendapatkan gambaran yang paling akurat dan bermanfaat dari inventaris.

Dengan pemahaman yang tepat tentang kapan dan mengapa stock opname harus dilakukan, perusahaan dapat memaksimalkan manfaat dari proses ini, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik, dan menjaga integritas operasional mereka.

Cara Melakukan Stock Opname

Bagaimana Stock Opname Dilakukan?
Proses stock opname umumnya melibatkan beberapa langkah:

  1. Persiapan
    Penentuan tanggal dan waktu stock opname, serta koordinasi dengan berbagai departemen yang terlibat.
  2. Briefing
    Umumnya dilakukan H-1 agar staff dapat melakukan persiapan
  3. Penghitungan Fisik
    Ini adalah tahap di mana semua item dihitung secara manual. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menggunakan scanner barcode atau penghitungan manual. Umumnya dilakukan diluar jam aktif gudang atau toko agar tidak mengganggu operasional
  4. Rekonsiliasi
    Perbandingan antara hasil penghitungan fisik dengan catatan yang ada dalam sistem. Selisih yang ditemukan harus dianalisis dan dijelaskan.
  5. Pelaporan
    Pembuatan laporan hasil stock opname yang mencakup semua temuan dan analisis yang relevan.

Namun perlu diketahui bahwa masing-masing perusahaan bsia saja memiliki prosedur stock opname yang berbeda. cara melakukan stock opname ini bisa tergantuk kebijakan masing masing perusahaan. Selain itu jenis barang dan laju pergerakan barang di dalam gudang juga bisa mempengaruhi frekuensi dan langkah langkah stock opname yang dilakukan oleh masing-masing perusahaan.

Akhir Kata

Stock opname adalah salah satu elemen terpenting dalam manajemen inventaris dan bisnis pada umumnya. Proses ini tidak hanya menyediakan jembatan antara dunia fisik dan dunia data, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan strategis, kontrol internal, kepatuhan regulasi, dan efisiensi operasional. Meskipun mungkin tampak sebagai tugas yang sederhana dan rutin, pentingnya stock opname dalam dunia bisnis modern tidak bisa diremehkan.

Dari memahami apa itu stock opname, tujuan-tujuannya, kapan harus dilakukan, hingga cara melakukannya, kita telah melihat gambaran menyeluruh dari proses yang kompleks ini. Bagi mahasiswa manajemen bisnis dan teknik industri, pemahaman yang mendalam tentang stock opname adalah keterampilan yang berharga yang dapat diterapkan dalam berbagai setting industri.

Di era yang semakin dinamis ini, dimana perubahan cepat dan informasi akurat adalah mata uangnya, stock opname tetap menjadi prinsip dasar yang menjamin bahwa bisnis berjalan lancar. Seperti pepatah lama yang mengatakan, “Pengetahuan adalah kekuatan,” dan dalam konteks stock opname, pengetahuan tentang apa yang ada di gudang adalah kekuatan yang memungkinkan bisnis untuk berkembang dan bersaing.

Mengambil pelajaran dari praktik ini, kita semua dapat belajar bagaimana melihat lebih dalam, bertanya lebih banyak, dan bertindak dengan informasi yang lebih baik dalam bisnis dan dalam hidup. Seperti proses penghitungan yang cermat dalam stock opname, keberhasilan sering kali terletak pada perhatian terhadap detail.

 


Baca juga artikel menarik seputar Ekspedisi & Logistik di pluginongkoskirim.com yang terkait dengan logistikatau artikel lainnya dari Mufid Hanif. Untuk informasi lebih lanjut atau kebutuhan lainnya, Anda bisa menghubungi kami melalui support@tonjoo.com


 

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Hanif
Ditulis oleh

Hanif

hi, I'm a SEO content writer with interest on business, entrepreneur, digital marketing, and many more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *