ADVERTISEMENT

Strategi Pemasaran: Cara UMKM Menangkan Hati Pelanggan

Posted on 1 Jul 2020 By Ifan Prasya

Kalau Anda sedang bingung untuk menentukan strategi pemasaran, silakan baca artikel ini sampai habis.

Karena kami telah merangkum beragam strategi yang telah terbukti berhasil. Ada juga penjelasan tentang bagaimana cara menerapkannya; bahkan untuk pemula.

Mari kita mulai.

ADVERTISEMENT

Apa itu Strategi Pemasaran?

Kita bahas mulai dari pengertian, manfaat, dan jenis strategi & teknik pemasaran yang terbukti efektif mendatangkan pelanggan loyal.

Pengertian

Sederhananya, strategi pemasaran ialah metode untuk mengeksekusi rencana dalam menjangkau calon pelanggan yang potensial.

Tujuannya bisa macam-macam. Sekadar memberi tau mereka kalau produk kita sudah launch, menarik perhatian mereka untuk melihat produk kita, hingga memengaruhi untuk jadi pelanggan loyal.

Manfaat

Strategi pemasaran bila dilakukan dengan baik dan terarah, bisa mendatangkan beragam manfaat, misalnya:

  • Lewat data, Anda bisa memahami apa yang dibutuhkan pelanggan
  • Promosi jauh lebih tertarget, sehingga biaya yang dikeluarkan jauh lebih sedikit
  • Brand Anda bisa dikenal oleh masyarakat luas, bahkan untuk pertama kalinya
  • Bisa punya keunikan tersendiri yang disampaikan melalui brand message
  • Melesatkan jumlah pelanggan dalam waktu cepat menggunakan word of mouth
  • Dan masih banyak lagi

Pada intinya, melalui kegiatan pemasaran yang efektif, Anda bisa selangkah lebih maju dibanding kompetitor.

Jenis

Dari sekian strategi dan teknik yang jika disampaikan semuanya bisa berlembar-lembar halaman, kami coba rangkum yang paling familiar:

1. Pemasaran Tradisional

Kegiatan pemasaran yang dilakukan sebelum adanya akses internet. Informasi yang didapat oleh calon pelanggan belum secepat sekarang.

Karena itu, seorang pemasar diminta pergi dari pintu ke pintu, menawarkan produk yang sesuai target pasar.

Contoh kegiatan pemasaran tradisional:

  • Iklan billboard
  • Iklan televisi
  • SMS massal
  • Pamflet
  • Brosur
  • Dll

2. Pemasaran Digital

Kebalikan dari pemasaran tradisional, lewat metode ini kita bisa menjangkau calon pelanggan jauh lebih cepat dan beragam cara.

Maka, seorang pemasar digital haruslah punya kemampuan analisis data, dikaitkan dengan kreativitas untuk tampil beda.

Kanal pemasaran digital yang terbukti efektif menjangkau pelanggan:

  • Mesin pencari (Google, YouTube)
  • Media sosial (Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, dll)
  • Percakapan online (E-mail, WhatsApp, Line, dll)

Strategi Pemasaran Digital

Cuplikan beberapa strategi pemasaran digital yang paling banyak mendulang traffic dan konversi penjualan.

SEO

Merupakan singkatan dari Search Engine Optimization, yakni sebuah metode untuk mendapatkan peringkat yang baik di halaman pertama Google.

Metode ini sangat efektif untuk Anda yang punya website sendiri, misalkan toko online; serta ingin mendatangkan pengunjung setiap saat dalam waktu yang lama.

Kenapa efektif? Jadi begini…

Bayangkan Anda seorang yang ingin beli laptop baru, dan cari rekomendasi harga di kisaran 3-5 jutaan.

Maka, bisa dipastikan Anda akan mengetik kata kunci “laptop 3-5 juta” di Google.

Lalu ketemu-lah dengan situs TOPLAP yang membahas topik tersebut. Situs TOPLAP ini mendapat kunjungan dari Anda, seorang yang sudah rencana mau beli laptop baru.

Kalau isinya bermanfaat, Anda jadi kepo tentang situs TOPLAP. Brand awareness jadi meningkat. Kesempatan untuk follow sosmed juga tinggi.

Dan coba  deh bayangkan, kalau situs tersebut juga menjual laptop yang Anda butuhkan? Konversi pembelian sudah pasti tinggi.

Nah, kebiasaan inilah yang membuat SEO menjadi cukup populer di kalangan pemasar digital.

Mereka bisa menargetkan calon pelanggan sedetail mungkin. Bahkan dalam kondisi audiens sedang butuh solusi, dan ada brand yang siap membantu.

Konsep dasar SEO ini sebenarnya sederhana, namun penerapannya butuh kemampuan kompleks. Intinya, kita harus jadi yang terbaik, dalam hal berikut:

  • Konten yang mampu menyelesaikan masalah pembaca
  • Struktur website rapi dan navigasinya memudahkan pengguna
  • Pengguna merasa puas dengan keberadaan website (UI/UX)
  • Popularitas website di mata pengguna lain, termasuk website lainnya

Nah, akan ada banyak sekali hal teknis di sini. Sebut saja (namun tidak terbatas pada):

  • Riset kata kunci
  • On-page SEO
  • Off-page SEO
  • Link building
  • Audit performa SEO

Content Marketing

Ialah kegiatan merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang tepat sasaran.

Konten ini diharapkan mampu untuk menarik perhatian audiens (awareness), mempertimbangkan (evaluation), hingga siap membeli (purchase).

Kontennya seperti apa? Banyak ragamnya. Sebut saja:

  • Artikel blog
  • Postingan sosial media
  • Video tutorial di YouTube
  • Tips ekslusif via e-mail
  • Dan banyak lagi

Secara sederhana, konten yang dipublish ialah konten yang dibutuhkan oleh audiens. Biasanya bersifat edukatif, informatif, dan hiburan.

Aktivitas content marketing bisa sejalan dengan aktivitas SEO dan Social Media Marketing.

Social Media Marketing

Ialah kegiatan membuat dan mendistribusikan konten di platform sosial media; dengan tujuan meningkatkan interaksi, menumbuhkan angka follower, hingga melesatkan konversi penjualan.

Kegiatan pemasaran di sosial media jauh lebih fleksibel. Karena menyesuaikan jenis sosial media-nya juga.

Ditinjau dari biaya, social media marketing bisa gratis dan berbayar. Biasanya untuk berbayar kita memanfaatkan Ads dari masing-masing platform.

Sejauh ini, ada 2 sosial media yang paling efektif untuk berjualan online dan dikombinasikan dengan iklan berbayar, yakni Facebook dan Instagram.

Email Marketing

Kegiatan mengajak audiens dari yang awalnya hanya mengenal brand, jadi tertarik untuk melakukan pembelian…

…melalui edukasi email marketing.

Email marketing ialah kegiatan mengumpulkan data email dari calon pelanggan, dan mendistribusikan konten secara berkala kepada mereka.

Konten yang dibuat juga sejalan dengan strategi content marketing. Biasanya dimulai dengan konten berikut:

  • Edukasi. Mengedukasi pengguna terkait masalah mereka.
  • Fun. Mengajak pengguna untuk berinteraksi dengan menyenangkan.
  • Promosi. Mempromosikan jualan saat pengguna sudah tertarik pada produk kita.

Pemasaran Digital untuk Pemula

Strategi pemasaran digital yang mudah dilakukan oleh siapapun yang baru mulai jualan online.

Marketplace

Berjualan di pasar online. Pasarnya sudah ada, pembelinya sudah siap belanja, tinggal penjual menawarkan barangnya. Sarana pemasaran yang bisa dipakai siapa saja.

Nah, karena sifatnya publik, kita butuh pembeda. Supaya pembeli melirik produk dan toko Anda.

Kami telah merangkum beberapa panduan untuk memulai jualan online di marketplace Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada.

Berikut Anda bisa baca satu per satu:

Media Sosial

Setelah Anda mendapat pemasukan dari marketplace, sekarang kita beralih untuk membangun brand di media sosial.

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, untuk saat ini ada 2 platform yang cukup efektif untuk pemasaran digital di sosial media: Facebook & Instagram.

Untungnya, kami juga telah merangkum langkah-demi-langkah untuk memanfaatkan kedua platform tersebut.

Berikut Anda bisa baca satu per satu:

Toko Online

Setelah pemasukan lebih besar dan brand sudah mulai dikenal, kini giliran menyiapkan toko online Anda sendiri.

Sebenarnya ini bisa disiapkan di awal, namun hasilnya akan lama terlihat. Karena itu, kita optimasi marketplace dan sosial media terlebih dulu sembari merawat toko online.

Toko online bisa Anda buat dengan beberapa keperluan seperti berikut:

  • Domain. Alamat toko online Anda.
  • Hosting. Tempat untuk menyimpan & meng-online-kan data website.
  • WordPress. Tempat untuk mengelola konten artikel, gambar, video, dll.
  • WooCommerce. Alat tambahan untuk menambah fitur belanja online di website.

Setelah toko online siap, Anda tinggal mengisi konten, post produk, dan optimasi sesuai dengan strategi pemasaran digital yang telah dibahas tadi di awal.

Mulai dari SEO, content marketing, hingga email marketing. Oiya, untuk email, bisa Anda ganti dengan nomor WA.

Contoh Strategi Pemasaran UMKM

Studi kasus penerapan strategi pemasaran untuk UMKM, bisa Anda jadikan sebagai contoh yang sudah terbukti berhasil.

HMNS

Merupakan produsen parfum lokal dengan racikan khusus. Bisa dipakai untuk laki-laki dan perempuan. Semua bahan berasal dari Nusantara.

Brand Kit

  • Website –> madeforhmns.com
  • Instagram –> @hmns.id
  • Twitter –> HmnsId
  • Shopee & Tokopedia –> HMNS Perfume

Teknik Pemasaran

  • Fokus di keunikan produk lewat brand message yang kuat
  • Lebih sering berkomunikasi dengan audiens di sosial media (Twitter & Instagram)
  • Menetapkan sistem pre-order dengan stok terbatas

Lemonih

Merupakan produsen sari lemon dengan tambahan racikan rempah lokal. Target untuk perempuan yang ingin melangsingkan tubuh.

Brand Kit

  • Website –> lemonih.id
  • Instagram –> @lemonih.id
  • Shopee –> organiy.id

Teknik Pemasaran

  • Membuktikan khasiat produk buatannya dengan mencoba sendiri, kemudian teman-temannya tertarik
  • Lebih fokus pada pemasaran word of mouth, testimonial, perubahan yang bisa dilihat langsung
  • Aktif memposting konten edukatif di sosial media Instagram sebagai bagian dari aktivitas content marketing

Naruna

Merupakan produsen mug dan piring lokal handmade dengan desain yang unik (bisa custom juga). Menyasar target pemilik kafe ataupun orang-orang yang suka ngopi.

Brand Kit

  • Website –> narunaceramic.com
  • Instagram –> @naruna.official
  • Shopee –> naruna_2019

Teknik Pemasaran

  • Pertumbuhan follower mulai pesat ketika mereka mulai sering mengadakan kuis & giveaway
  • Pemasaran secara direct (menghubungi langsung) begitu masif untuk target potensial seperti kafe-kafe di sekitar Salatiga (lokasi produksi)
  • Lebih sering melakukan posting konten di Instagram dengan tema seputar kopi, makanan, aktivitas sehari-hari

Nah, bagaimana, sebenarnya cukup mudah dipahami, ‘kan?

Tidak semua strategi harus dilakukan saat ini juga. Fokus, satu per satu dilakukan sampai berhasil. Baru berpindah ke strategi selanjutnya.

Baik, segini dulu ya. Kalau ada yang belum jelas, tanyakan langsung lewat kolom komentar. Kami akan bantu menjawabnya.

Selamat belajar dan praktek ya! 😀

ADVERTISEMENT
`
Author
WRITTEN BY

Ifan Prasya

Terampil dalam menyajikan konten unggulan yang renyah & gurih untuk mendapatkan peringkat yang baik di halaman pertama Google.
ADVERTISEMENT

Related Post

11 Alasan Beserta Solusi Paling Top untuk Mengurangi Abandoned Order

8 Feb 2019 BY Nisa Husnainna

Apabila Anda ingin menurunkan tingkat Abandoned Order (keranjang belanja yang ditinggalkan), Anda sebagai pemilik toko online harus memahami alasan mengapa customer melakukan hal itu. Barilliance telah mengumpulkan 11 alasan paling …

Inilah Pentingnya Nomor Resi Bagi Pelanggan Toko Online Anda

17 May 2019 BY Nisa Husnainna

Pentingnya nomor resi bagi pelanggan – Nomor resi saat ini menjadi hal yang seringkali ditanyakan oleh pembeli ketika mereka berbelanja di toko online. Dengan perkembangan dunia teknologi dan internet, pembeli …

Cara Cek Paket Barang JNE Sudah Sampai atau Belum

11 May 2020 BY Nisa Husnainna

Cara Cek Paket Barang JNE – Siapa online shoppers yang tak kenal JNE? Bisa kita lihat hampir di seluruh toko online maupun saat kita berbelanja di marketplace, JNE selalu ada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *