5 Tips Menghemat Biaya Ongkos Kirim, Nomor 5 Seller Wajib Baca!

Posted on 13 Jan 2019 By Fadhil Guntur Ashari

Tips Menghemat Biaya Ongkos Kirim Barang – Siapa yang tidak suka melakukan penghematan? Karena alasan penghematan inilah kegiatan belanja online menjadi digemari. Hemat waktu? Jelas. Hemat tenaga? Pasti. Hemat biaya? Bisa iya, bisa tidak.

Belanja online terkadang terasa menyebalkan apalagi ketika menyadari bahwa biaya ongkos kirim barang yang dibebankan ternyata amat menguras isi dompet. Nah, untuk menjaga kegiatan belanja online Anda tetap menyenangkan, kami akan berbagi 5 tips cara menghemat biaya ongkos kirim barang. Tidak hanya untuk pembeli, namun tips ini juga mungkin berguna bagi para seller untuk memulai kesuksesan seperti Kisah Sukses Ahmad Zakky, pendiri marketplace Bukalapak. Apa saja kiat – kiatnya?

1. Melakukan Perbandingan Harga

Jasa ekspedisi yang sering Anda percaya untuk menjadi kurir barang pesanan Anda bisa jadi bukanlah jasa ekspedisi dengan tarif termurah. Ada banyak sekali pilihan jasa ekspedisi yang beroperasi di Indonesia sekarang ini. Jenis layanan yang ditawarkan kepada pelanggan pun bermacam – macam dan cakupan wilayahnya pun berbeda – beda. Karena itu Anda bisa terlebih dulu melakukan perbandingan tarif, layanan, dan keterjangkauan masing – masing jasa ekspedisi untuk menghemat biaya ongkos kirim barang.

ADVERTISEMENT

 

2. Memperhatikan Ukuran Barang

Dalam menentukan tarif barang yang dibebankan kepada si pengirim, terdapat dua cara penghitungan. Yang pertama adalah dengan menghitung berat barang. Barang yang akan dikirim akan ditimbang terlebih dahulu lalu berat yang tertera akan dikalikan dengan tarif per kilogram. Cara kedua adalah dengan penghitungan volume barang. Barang akan dihitung berdasarkan ukuran panjang x lebar x tinggi baru dikalikan dengan tarif yang berlaku.

Lalu tarif mana yang akan dikenakan? Jawabannya adalah tarif terbesar. Jika ukuran barang kecil tetapi berat. Maka barang akan dihitung berdasarkan berat per kilogramnya. Sebaliknya, jika barang berukuran besar tetapi ringan, maka ukuran volumenya yang akan dijadikan patokan.

Berdasarkan penghitungan ini, Anda sebagai pembeli maupun seller tentu bisa lebih memperhatikan ukuran barang sebelum pengiriman. Terlebih jika Anda merupakan penjual makanan kiloan, Anda harus mempertimbangkan kemasan yang paling efisien untuk menekan tarif ongkos kirim.

 

Baca juga: Kisah Sukses Ahmad Zakky, Pendiri Marketplace Bukalapak

 

3. Membeli Barang yang Belum Dirakit

Dengan metode penghitungan ongkos kirim di atas, kita bisa melakukan penghematan dengan membeli barang yang belum dirakit. Contohnya, ketika kita ingin membeli sebuah furniture, meskipun barangnya ringan, ongkos kirimnya bisa membengkak karena ukuran furniture yang memakan tempat. Untuk mengakali hal tersebut, kami sangat menyarankan Anda untuk membeli furniture dalam keadaan belum terakit.

Dengan begitu Anda akan menghemat biaya pengiriman barang. Merakit furniture sendiri memang terdengar sedikit merepotkan, namun kegiatan ini bisa menjadi aktivitas seru untuk keluarga juga lho!

 

4. Bila Memungkinkan, Belilah Barang di 1 Toko Online Saja

Sebut saja namanya Anto. Dia ingin memiliki 1 stel seragam kerja baru. Karena keterbatasan waktu, ia memilih untuk belanja secara online. Dia pun membeli sebuah kemeja di toko A, dasi di toko B, celana panjang di toko C, dan sepatu di toko D. Hasilnya? Tentu saja Anto harus membayar ongkos kirim 4 kali lipat untuk 4 pembelian barang tersebut.

Jika ilustrasi di atas terasa familiar untuk Anda, pantas saja jika saldo ATM langsung menipis setelah selesai berbelanja. Daripada keluar masuk toko online dan melakukan pembelian berulang – ulang, ongkos kirim akan bisa ditekan jika Anda bisa menemukan semua kebutuhan Anda tersebut di dalam satu toko online. Dengan begitu semua barang bisa dikemas bersamaan dan Anda hanya membayar 1x ongkos kirim saja.

 

5. Bekerjasama dengan Jasa Ekspedisi sebagai Mitra

Kiat terakhir ini kami tujukan khusus untuk para pebisnis online. Jika Anda adalah pebisnis yang sering menggunakan jasa ekspedisi, ada baiknya Anda segera mendaftarkan diri sebagai mitra jasa ekspedisi tersebut. Dengan begitu, Anda tentu mendapatkan beberapa keuntungan yang tidak dimiliki oleh pelanggan biasa, salah satunya adalah pemotongan ongkos kirim.

Beberapa jasa ekspedisi pun menawarkan bantuan untuk menjemput langsung barang kiriman langsung ke lokasi Anda. Pilihan yang sangat menyenangkan, bukan?

Recommended! Dapatkan Spesial Bundle Paket Plugin E-Commerce terbaik untuk toko online WordPress WooCommerce Anda di: https://tonjoostudio.com/product/paket-plugin-ecommerce/

 

Gambar: Kompasiana.com

`
Author
WRITTEN BY

Fadhil Guntur Ashari

Penikmat senja, langit, dan kopi. Moto hidupnya: 'teruslah menulis hal yang bermanfaat untuk orang lain dan buat mereka mengerti tentang WordPress'. Bekerja sebagai WordPress Developer merangkap Content Writer di Tonjoo saat working days, dan sunset hunter saat weekend.

Related Post

7 Tema WordPress WooCommerce Gratis Terbaik untuk Toko Online

26 Jan 2019 BY Fadhil Guntur Ashari

Toko online sedang booming akhir-akhir ini. Akibatnya permintaan akan pembuatan website toko online pun meningkat. Umumnya mereka mencari solusi pembuatan website yang murah bahkan gratis. Solusi dari pembuatan website gratis …

Cara Menambahkan Plugin Ongkos Kirim di WordPress

6 Sep 2018 BY Fadhil Guntur Ashari

Cara Menambahkan Plugin Ongkos Kirim di WordPress – Jika Anda memiliki toko online, maka salah satu fitur terpenting yang harus website Anda miliki adalah fitur penghitungan ongkos kirim. Jika Anda …

7 Plugin WordPress Terbaik untuk Toko Online Anda, Salah Satunya Ongkos Kirim

20 Jul 2018 BY Fadhil Guntur Ashari

Plugin WordPress Terbaik untuk Toko Online – Anda mungkin salah satu dari sekian banyak pebisnis online yang memutuskan untuk memiliki toko online berbasis WordPress sendiri daripada melanjutkan berjualan di marketplace. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *