Apa Itu Jastip (Jasa Titip), Penjelasan dan Cara Menghasilkan Untung!

Aorinka Anendya 21 Jul 2021 6 Menit 0

Jangan lupa untuk tetap memberikan kesan profesional agar konsumen dapat melihatnya sebagai jasa titip terpercaya.

Open Jastip Secara Rutin

Kebanyakan dari pelaku jastip, mereka hanya melakukan open jastip beberapa kali saja atau jika kebetulan mereka akan pergi ke suatu kota atau negara.

Padahal seharusnya dilakukan secara rutin. Mengapa? Karena hal ini akan berakibat hilangnya pelanggan.

Jika rutin open jastip dan bahkan di jadwal setiap hari apa atau tanggal berapa saja.

Maka pelanggan sudah tahu kapan kamu open jastip dan akan menggunakan jasa kamu lagi dan lagi.

Pastikan Produk Sesuai Foto dan Ekspektasi Pelanggan

Hal inilah mengapa perlu melakukan riset toko dan mengeceknya secara langsung.

Yaitu agar kamu tahu betul bagaimana kualitas produk yang mereka miliki.

Sehingga saat ada pelanggan yang menitip untuk dibelikan, mereka akan merasa puas dengan barangnya. Karena sebelumnya kamu sudah memastikan langsung ke toko tersebut.

Cara Menghasilkan Untung dari Bisnis Jastip

Tentu kamu ingin kan, jika usaha jastip tersebut mendapatkan keuntungan lebih besar?

Keuntungan tersebut bisa didapatkan dengan menerapkan cara yang tepat. Berikut cara menghasilkan keuntungan dari bisnis jastip.

Perhitungkan Pajak yang Perlu Dibayarkan

Apabila kamu melakukan jastip luar negeri, tentunya ada pajak yang harus dibayarkan setiap membawa barang dari luar.

Dilansir dari situs berikut https://www.jdih.kemenkeu.go.id/ peraturan pajak untuk jastip.

Apa Itu Jastip, Peraturan Pajak Jastip

@Peraturan Pajak Jastip

Barang yang dibeli dari luar negeri tidak dikenakan pajak apabila tidak lebih dari $500/orang atau setara dengan Rp7.274.950.

*sesuai kurs tanggal 21 Juli 2021.

Baca Juga : Cara Jualan di Instagram untuk Pemula agar Laris Manis

Sedangkan jika lebih dari itu maka akan dikenakan pajak.

Mari kita lakukan contoh perhitungannya apabila kamu membeli barang sebesar $700.

(Total barang yang dibeli) – (Batas jumlah belanjaan bebas pajak)

= $700 – $500

= $200 (Belanjaan yang dikenakan pajak sekitar Rp2.909.980).

Setelah mengetahui kelebihan belanjaan yang dikenakan pajak, kini saatnya kamu menghitung pajak apa saja yang perlu dibayar.

Diantaranya adalah.

  • Bea masuk sebesar 10%.
  • PPh pasal 25 sebesar 7.5 %.
  • PPN sebesar 10%.
  • PPh pasal 23 sebesar 2%.

Begini perhitungan pajak dengan kurs dollar AS sebesar Rp14.549.

1. Bea Masuk :

Halaman Selanjutnya
= $200 x 10%...

Pages: 1 2 3 4

Bagikan ke:
Aorinka Anendya
Ditulis oleh

Aorinka Anendya

Perempuan receh yang gemar menulis dan tertarik akan teknologi. Sedang belajar untuk terus membuat tulisan berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.