10 Cara Menjadi Dropshipper Yang Sukses Di Tahun 2023

Mufti 16 Oct 2023 6 Menit 0

Ingin membuka usaha tanpa modal? Jawaban yang paling tepat adalah dengan cara menjadi dropshipper.

Salah satu peluang usaha bisnis online yang gak memerlukan modal besar dan pengerjaannya pun terbilang mudah.

Nah kali ini kita tidak hanya membahas cara menjadi dropshipper yang sukses saja, namun juga pengertiannya serta keuntungan yang dapat diperoleh jika menjadi dropshipper.

Penasaran bagaimana caranya, simak tips dan triknya di bawah ini ya.

1. Mengenal Apa Itu Dropship?

Dropship adalah suatu metode penjualan yang dilakukan oleh pihak ketiga dengan membuka kerjasama bersama produsen atau supplier untuk menjualkan produk mereka.

Bisa dikatakan, posisi bisnis dropship ini hanya menjualkan barang produsen ke konsumen atau pembeli saja. Bisa juga disebut sebagai perantara antara produsen dengan konsumen.

Sedangkan Dropshipper adalah pelaku atau orang yang melakukan bisnis dropship. Banyak yang mengira antara reseller dan dropship sama, padahal keduanya berbeda.

Bagaimana cara kerja dropship? Silakan lihat gambar di bawah ini.

Cara kerja dropship

â©thenextmarketers. Com

Misalnya dropshipper mendapatkan pesanan barang dari pembeli maka selanjutnya dropshipper meneruskan pesanan tersebut ke pemasok (supplier).

Nah supplier lah yang berperan menyiapkan barang dan mengirimkannya ke pembeli dengan mengatasnamakan dropshipper tersebut.

Jika diamati, peran dropship hampir sama dengan reseller, tapi keduanya istilah ini jelas berbeda ya. Sebab, reseller memerlukan modal untuk berjualan, sedangkan dropshipper tidak memerlukannya.

2. Keuntungan Bisnis Dropship

Banyak sekali keuntungan dengan berbisnis dropship diantaranya:

2.1. Tidak Memerlukan Modal Besar

Bisnis yang satu ini tidak memerlukan modal yang besar atau bahkan bisa dikatakan bisnis tanpa modal, karena peran dropshipper hanya menjualkan barang milik produsen.

Jadi, tidak perlu menyetok atau membeli barang, pembelian bisa dilakukan ketika ada pesanan dari konsumen, itu pun konsumen sudah melakukan pembayaran terhadap barang pesanannya.

Semua pengelolaan barang mulai dari gudang, packing, hingga pengiriman barang ditanggung produsen.

Hanya saja dropshipper harus mengeluarkan sedikit biaya seperti:

  • Kuota Internet
  • Pasang Iklan Promosi (jika diperlukan)
  • Pembuatan Website (jika diperlukan)
  • Uang kerjasama (beberapa produsen menerapkan adanya uang yang harus dibayarkan oleh dropshipper sebagai bentuk kerjasama)

Dari poin-poin di atas ini yang paling pokok hanyalah kuota internet, sedangkan uang kerjasama, Anda bisa memilih produsen yang tidak menerapkan hal seperti itu.

2.2. Pengelolaannya Lebih Fleksibel

Selama ada jaringan internet Anda bisa mengelola bisnis dropship di mana saja dan kapan saja.

Cukup menggunakan Smartphone untuk mengelolanya bisa sambil liburan atau bahkan di rumah saja.

Apalagi jika Anda menggunakan e-commerce atau marketplace sebagai tempat jualan yang telah dilengkapi fitur notifikasi bila ada pesanan masuk. Itu akan menjadikan pengerjaan bisnis Anda akan semakin mudah.

2.3. Pilihan Produk Jualan Beragam

Anda bingung mau jualan online dengan produk apa?

Jangan khawatir, dengan bisnis dropship banyak sekali pilihan produk yang menarik bahkan terjual laris di pasaran. Seperti:

Kategori di atas bisa Anda pilih sesuai dengan keinginan, usahakan pilih produk yang sifat trennya tahan lama, sehingga akan laku terus dan memaksimalkan penjualan.

2.4. Mudah dan Efisien Untuk Dijalankan

Tidak perlu memiliki kemampuan tinggi untuk menjadi seorang dropshipper, cukup dengan menjalin kerjasama dengan supplier dan lakukan penjualan di toko online.

Hanya saja, untuk meningkatkan penjualan nantinya sebaiknya pilih produk yang selalu laris penjualannya serta gunakan beberapa tips jualan online agar semakin sukses bisnis Anda.

Walaupun terbilang mudah, bisnis ini cukup menguntungkan sehingga patut untuk dicoba.

2.5. Lebih Hemat Waktu, Tenaga, dan Pikiran

Sebagai dropshipper tidak perlu repot-repot mengambil dan mengantar barang dagangannya, dan juga tidak perlu membuat laporan bulanan hasil penjualan.

Hal ini lah yang membuat bisnis dropship digemari banyak orang, karena bisa dijadikan usaha sampingan jika telah memiliki pekerjaan tetap.

Tanpa mengganggu pekerjaan utama tapi menambah penghasilan dengan cara mendapatkan uang dari internet, sungguh menarik bukan.

2.6. Merupakan Usaha Rendah Resiko

Kok bisa ya usaha rendah resiko? Ternyata memang ada lho!

Sebagai contoh, seorang dropshipper tidak perlu mengganti barang yang rusak karena disebabkan proses pengiriman.

Atau bahkan dropshipper tidak perlu pusing jika produk jualannya sudah tidak ngetren lagi dan penjualannya terbilang tidak laku. Hal ini disebabkan karena dropshipper tidak memiliki stok barang.

Pages: 1 2

Bagikan ke:
Mufti
Ditulis oleh

Mufti

Terus berusaha semaksimal mungkin untuk menyuguhkan konten yang terbaik dan bermanfaat bagi pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *