Cara Jualan di Facebook untuk Pemula agar Cepat Laku

Ifan Prasya 14 Sep 2022 8 Menit 0

c. Text

Bagian untuk menampilkan teks iklan Anda. Bagian ini cukup penting dan harus Anda optimalkan.

Setidaknya, teks iklan FB Ads yang bagus berisikan:

  • Headline
  • Problem audiens
  • Solusi untuk problem mereka (red: produk Anda-lah solusinya)
  • Benefit + bukti kalau produk Anda bisa menyelesaikan masalah mereka
  • Call-to-action : ajakan untuk membeli via toko online Anda

Tentu bagian tersebut berbeda kalau Anda hanya beriklan untuk meningkatkan awareness saja.

Kalau begitu, Anda perlu memodifikasi bagian CTA. CTA-nya diubah menjadi ajakan untuk likes, comments, shares, atau follow halaman Anda.

D. [BONUS] Copywriting Jualan

Tahapan paling menentukan saat jualan di Facebook: meracik kalimat penjualan yang mampu membangkitkan hasrat pembaca untuk melakukan sesuatu (red: membeli produk Anda).

Caranya agak sedikit tricky. Formula yang manjur untuk teks iklan Facebook (dan platform lain tentunya) ialah PAS: Problem, Agigate, Solve.

Kami mendapat template ini dari Pak Rusdianto (Founder Writepreneurs.com), salah seorang pakar copywriting di Indonesia.

Bagaimana cara penerapannya? Mari kita bahas satu per satu.

1. Problem

Ingat kan, pada bagian membuat konten, kami sudah menjelaskan tentang pancing perhatian menggunakan “problem”?

Nah, ternyata juga efektif untuk menulis teks iklan. Caranya, perjelas problem yang dialami oleh audiens. Template-nya seperti ini:

“Apakah Anda mengalami (masalah 1) (masalah 2) dst?”

Contoh kalimat problem yang bagus seperti ini:

“Apakah kamu selalu merasa letih saat pulang kerja? Bangun kesiangan, tidak bersemangat, dan terlalu capek untuk berangkat ke kantor?”

Pancing mereka dengan menanyakan masalah-masalah kecil hingga besar yang dialami sejak bangun tidur sampai tidur lagi.

2. Agitate

Dengan menanyakan problem, berarti Anda sudah berhasil memancing perhatian audiens.

Sekarang saatnya untuk membawa mereka masuk ke dalam konteks iklan. Pancing perasaan / emosi mereka untuk membaca lebih jauh, sampai ke kalimat terakhir.

Agitate atau agitasi, bahasa kasarnya ialah membesar-besarkan masalah dengan membahasnya terus-menerus.

Template-nya seperti ini:

“Taukah Anda, kalau … (masalah audiens) itu bisa berakibat … (kerugian / efek yang lebih fatal) ?”

Contohnya seperti ini:

“Pernah gak kamu menatap langit sore saat pulang kerja lalu berpikir tentang betapa tidak produktifnya kamu hari ini? Bisa-bisa hanya lelah saja yang didapat.

Kalau dari Senin yang ditunggu-tunggu hanya hari Jumat, terus-menerus tanpa ada rasa semangat. Kalau lama-lama dibiarkan, bisa membahayakan karier kamu di masa depan. Serius.”

Bisa Anda lihat contoh di atas, ada risiko yang kalau dibiarkan begitu saja, kerugiannya bisa jauh lebih besar.

Nah, ini bisa meningkatkan emosi audiens untuk membaca lebih lanjut, sampai bagian yang paling akhir.

Good! Sekarang kita lanjut ke bagian solve..

Halaman Selanjutnya
3. Solve...

Pages: 1 2 3 4 5

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Ifan Prasya
Ditulis oleh

Ifan Prasya

Terampil dalam meracik strategi SEO Content Marketing untuk bisnis yang mampu meningkatkan angka penjualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.