ADVERTISEMENT

Apa Itu Pengiriman Cargo? Pengertian, Jenis dan Syaratnya [Lengkap!]

Posted on 28 Jul 2021 By Aorinka Anendya

Apakah kamu hendak kirim barang lewat cargo tapi belum tahu betul apa itu pengiriman cargo? Pengiriman cargo adalah proses mengirimkan barang bermuatan banyak ke tempat yang cukup jauh.

Tapi bukan hanya itu loh, pengertian cargo yang lebih lengkap akan kita bahas di bawah ini

Dari mulai apa saja jenisnya hingga apa syarat yang harus dipenuhi.

Kamu jangan khawatir, artikel ini akan membantu kamu memahami sejelas mungkin dari mulai pengertian cargo, macam – macam jenis cargo, syaratnya dan masih banyak lagi.

ADVERTISEMENT

Maka dari itu simak artikel ini sampai selesai sebagai bekal sebelum kamu memilih jasa ekspedisi cargo untuk barang besar.

Langsung saja kita masuk ke pembahasannya.

Apa Itu Pengiriman Cargo?

Nah, cargo adalah barang besar yang bermuatan banyak dan akan dikirim dengan jarak tempuh yang cukup jauh meliputi antarkota, antarprovinsi bahkan antarnegara.

Karena jarak yang harus ditempuh jauh.

Maka terdapat beberapa jalur pengiriman yang bisa dipilih dari mulai via darat, laut dan udara.

Jadi, pengiriman cargo adalah proses mengirimkan barang – barang besar ke tempat dengan jarak tempuh yang jauh.

Sehingga membutuhkan ekspedisi cargo untuk melakukannya.

Lalu apa bedanya dengan pengiriman reguler seperti ekspedisi lainnya?

Baca Juga : Perbedaan Jasa Pengiriman J&T Express dan JET, Sama atau Beda?

Berikut penjelasannya.

Perbedaan Pengiriman Cargo dan Ekspedisi Reguler

Mungkin diantara kamu ada yang bertanya – tanya, bukankah cargo dan ekspedisi sama?

Sama – sama merupakan jasa pengiriman barang?

Hal tersebut memang benar, mereka sama – sama mengirimkan barang ke suatu tempat atau wilayah.

Hanya saja terdapat perbedaannya loh.

Nah apa saja perbedaan pengiriman cargo dan reguler? Ini dia poin – poinnya.

Berat, Jumlah dan Jenis Barang yang Dikirim

Ekspedisi reguler biasa digunakan untuk pengiriman barang satuan saja.

Jumlah dan beratnya pun masih terhitung tidak terlalu besar.

Pengiriman ini paling banyak digunakan oleh para seller online shop untuk mengirimkan pesanan pelanggan mereka.

Seperti jasa pengiriman Shopee JNE, J&T dan lainnya, ketahui juga cara memilih jasa pengiriman Shopee.

ADVERTISEMENT

Sedangkan untuk pengiriman cargo jumlah barangnya relatif banyak dan besar.

Bahkan minimum pengirimannya saja mencapai 10 kg. Maka dari itu biasa digunakan barang besar seperti motor, mesin, logistik dan yang lain.

Estimasi Waktu Pengiriman

Apabila kamu sedang memesan barang dan menggunakan jasa ekspedisi reguler.

Mungkin kamu hanya perlu menunggu beberapa hari saja maka barang sudah sampai di tangan kamu.

Bahkan biasanya terdapat layanan jasa pengiriman paket sehari sampai.

Berbeda dengan cargo, karena barang yang dikirim banyak dan besar. Maka membutuhkan perhatian lebih saat proses pengirimannya.

Tak heran jika estimasi waktu pengiriman relatif lama. Untuk layanan reguler saja biasanya dari 3 – 15 hari baru sampai di tujuan.

Apalagi jika kamu menggunakan pengiriman cargo laut, maka akan lebih lama lagi.

Harga

Selanjutnya adalah harga, semakin banyak barang yang dikirim, pastinya biaya yang dikeluarkan harus lebih besar.

Jika ekspedisi reguler mereka cenderung mengirim barang satuan dan tidak terlalu besar. Sehingga harga ongkirnya pun relatif murah.

Baca Juga : Daftar Lengkap Tarif Ongkir Indah Cargo Logistik (2021)

Contohnya harga ongkir ekspedisi JNE, mereka melakukan perhitungan berdasarkan tarif per kilo yang mana minimum adalah 1 kg.

ADVERTISEMENT

Tentu berbeda dengan minimum berat pengiriman cargo yaitu 10 kg, jika kurang dari itu maka akan tetap dihitung 10 kg.

Sampai sini sudah paham perbedaan dari keduanya? Jika iya, kita lanjut ke pembahasan jenis cargo.

Apa Itu Pengiriman Cargo - Perbedaan Cargo & Ekspedisi Reguler
@Perbedaan Cargo & Ekspedisi Reguler

Jenis – Jenis Cargo

Selain mengetahui apa itu pengiriman cargo.

Kita juga akan membahas jenisnya. Di sini kita akan membagi jenis cargo menjadi dua, yaitu berdasarkan jalur pengiriman dan jenis cargo berdasarkan barangnya.

Jenis Cargo Berdasarkan Pengirimannya

Yang pertama dibedakan berdasarkan cara pengirimannya, simak penjelasannya.

Pengiriman Cargo Via Jalur Darat

Yang pertama tentu lewat jalur darat terlebih dulu.

Untuk pengiriman cargo jalur darat biasanya digunakan untuk jarak tempuh yang dekat.

Dan masih bisa dicapai dengan transportasi darat. Misalnya antar pulau jawa  atau pengiriman antar kota.

Baca Juga : Info Lengkap Proses Pengiriman Paket Wahana

Transportasi cargo darat meliputi truk, mobil box, sampai dengan kereta api logistik atau Kalog di beberapa ekspedisi cargo.

Jalur darat memang lebih banyak digunakan orang, mengapa?

Karena mereka bisa mengirimkan barang sampai ke wilayah pelosok sekalipun.

Pengiriman Cargo Via Jalur Laut

Apabila kamu hendak mengirimkan cargo antarpulau, tentu tidak bisa mengandalkan jalur darat kan?

Maka dari itu kamu bisa gunakan pengiriman jalur laut.

Selain jalur darat, jalur laut pun sering digunakan oleh banyak orang. Selain karena harga pengiriman cargo laut murah, juga tidak terdapat batasan dalam jumlah barang.

ADVERTISEMENT

Hanya saja kekurangan dari jalur ini adalah waktu yang diperlukan relatif lama.

Karena memang harus menyebrangi lautan.

Untuk barang yang menggunakan jalur laut biasanya seperti zat kimia atau bahan yang mudah meledak.

Pengiriman Cargo Via Jalur Udara

Opsi terakhir yang bisa kamu pilih yaitu cargo udara.

Opsi ini cocok sekali untuk kamu yang ingin barangnya cepat sampai.

Karena menggunakan pesawat, pastinya tidak membutuhkan waktu yang lama. Estimasi pengiriman cargo udara biasanya 2 – 3 hari saja.

Tapi, karena cepat itulah harga cargo udara merupakan paling mahal dari lainnya.

Selain itu, jumlah barang yang dapat dibawa pun cenderung sedikit bila dibandingkan dengan jalur lain.

Jenis Cargo Berdasarkan Barangnya

Selanjutnya adalah cargo dibedakan berdasarkan barangnya.

Terdapat 3 macam yaitu General Cargo, Special Cargo dan Dangerous Cargo yang akan kita bahas satu persatu di bawah ini.

General Cargo

General cargo adalah barang yang masuk dalam kategori umum dan tidak membutuhkan perhatian khusus.

Barang yang termasuk general cargo yaitu tidak mudah rusak, tidak berbahaya dan tidak mudah busuk ataupun mati.

Contoh barang general cargo meliputi alat rumah tangga, pakaian, sparepart dan masih banyak lagi.

Meskipun termasuk dalam barang yang umum. Tetapi harus tetap memenuhi persyaratan agar dapat dimuat dalam pengiriman cargo.

Baca Juga : JNE Trucking (JTR): Pengertian, Syarat, Tarif Ongkir & Cek Resi

Special Cargo

Nah, untuk jenis yang ini membutuhkan penanganan khusus baik saat pengiriman, proses perjalanan sampai dengan di tujuan.

Special Cargo ini dibagi lagi menjadi beberapa yaitu.

  • Live Animal merupakan jenis cargo yang membawa hewan hidup seperti sapi, ayam, ikan dan masih banyak hewan lain.
  • Human Remain merupakan jenis cargo yang membawa jenazah manusia.
  • Perishable Goods merupakan jenis barang cargo yang mudah sekali rusak atau hancur seperti sayuran, buah, daging dan lainnya.
  • Valuable Goods adalah barang cargo yang memiliki nilai berharga seperti emas, perak, platina dan yang lain.
  • Strongly Smelling Goods adalah jenis barang yang memiliki bau atau wangi menyengat contohnya adalah buah durian, minyak kayu putih, minyak wangi dan lainnya.

Dangerous Cargo

Dangerous cargo adalah barang yang tingkat risikonya tinggi

Dan dapat berpotensi mengganggu pengiriman. Dangerous cargo dibagi menjadi 9 diantaranya adalah.

  • Explosive Goods adalah barang yang gampang meledak seperti mesiu, peluru, kembang api dan nuklir.
  • Gasses merupakan jenis cargo yang mudah menguap seperti hidrogen.
  • Flammable Liquids adalah jenis cargo yang sifatnya cair dan mudah terbakar seperti alkohol dan BBM.
  • Flammable Solids adalah cargo yang sifatnya padat namun mudah terbakar seperti matches atau bahan bakar padat lain.
  • Toxic & Infectious Substances adalah cargo yang mengandung racun contohnya seperti sianida dan pestisida.
  • Radioactive Material merupakan cargo jenis zat yang jika terkena sinar, zat tersebut dapat bereaksi. Dan akhirnya  membahayakan manusia, hewan dan beberapa jenis cargo lain.
  • Corrosives adalah barang yang mengandung karat contohnya asam batu baterai dan merkuri.
  • Oxidizing Substances & Organic Peroxide adalah barang yang mudah menguap. Apbila dihirup oleh manusia dapat mengakibatkan pusing atau mengantuk seperti Calcium Chlorate  dan Ammonium Nitrate.
  • Miscellaneous Dangerous Goods adalah barang lain yang dianggap berbahaya dan mengancam keselamatan penerbangan apabila diangkut menggunakan jalur udara seperti magnet, kendaraan, kursi roda elektrik dan lainnya.

Syarat Melakukan Pengiriman Cargo

Sebelum melakukan pengiriman cargo, barang tersebut harus melalui beberapa proses terlebih dulu.

Dari mulai proses pengepakan barang, penggolongan jenis barang cargo, sampai dengan prosedur penerimaan barang.

Baca Juga : Syarat dan Cara Menjadi Agen Wahana

Dalam proses ini terdapat 3 pihak, yang mana adalah.

  • Pihak pengirim atau shipper.
  • Pihak penerima atau consignee.
  • Pihak pengangkut atau carrier.

Untuk alurnya sendiri kira – kira seperti ini.


“Kamu sebagai pihak pengirim akan mengirimkan barang ke agen cargo sekaligus melampirkan dokumen yang dibutuhkan. Setelah itu pihak pengangkut atau airlines (jika menggunakan jalur udara) akan mengelompokkan berdasarkan jenis barangnya.”


Untuk syarat yang harus dipenuhi pihak pengirim mengacu pada jasa pengiriman cargo tersebut.

Yang mana tentu memiliki perbedaan masing – masing.

Untuk syarat di bawah ini merupakan syarat pengiriman cargo jalur udara.

Air Way Bill

Merupakan tanda terima yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan internasional sebagai bukti pengangkutan barang.

Dokumen tersebut diisi dengan benar sesuai ketentuan TACT Rules 6.2

Documentation

Persiapkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk menunjang pengiriman cargo.

Marking Of Package

Semua cargo yang akan dikirim harus terdapat catatan berupa pihak penerima dan alamat tujuan yang sesuai dengan MAWB (Master Air Waybill).

Packing

Semua barang harus dikemas dengan baik dan sesuai dengan muatan transportasi yang akan digunakan.

Dangerous Goods

Apabila kamu hendak mengirim barang yang masuk ke dalam jenis dangerous goods. Maka kemaslah sesuai dengan IATA Dangerous Goods Regulation.

Selengkapnya bisa langsung kamu kunjungi di situs https://www.iata.org/en/publications/dgr/

Begitu pula jika hendak mengirim live animal.

Maka harus mengacu pada LATA Live Animal Regulation.

Shipper Declaration For Dangerous Goods & Live Animals

Merupakan dokumen yang harus ditandatangani dan dilengkapi. Untuk melengkapi berkas yang telah ada di aturan regulasi sebelumnya.

Labeling Of Package

Pastikan semua label harus terlihat jelas, apabila sudah lama bisa diganti ke yang baru.

Mungkin syarat di atas terlihat cukup rumit ya?

Tenang saja, saat menggunakan jasa ekspedisi cargo kamu akan dibantu sampai proses tersebut selesai dan beres.

Selain itu syarat di atas berlaku jika kamu menggunakan jalur udara saja dan mengirim ke antarnegara. Tentu akan berbeda jika mengirim dalam negeri saja.

Berikut ini kami juga memiliki beberapa rekomendasi jasa ekspedisi cargo yang bisa membantu kamu.

Jasa Ekspedisi Cargo

Setelah paham betul apa itu pengiriman cargo, pengertian cargo, jenis cargo yang terbagi menjadi 2 macam sampai dengan syaratnya.

Sekarang giliran kamu memilih menggunakan jasa ekspedisi cargo yang mana.

Baca Juga : Cara Lacak Kiriman (Cek Resi) Indah Cargo Logistik

Berikut ini terdapat beberapa daftar jasa pengiriman barang besar.

  1. Indah Kargo Logistik.
  2. Kargo Tech
  3. Deliveree
  4. Wahana Cargo
  5. Dakota Cargo
  6. JTR (JNE Trucking)
  7. Cargonesia
  8. Klik Logistics
  9. ESL Express
  10. Sentral Cargo

Itulah penjelasan mengenai pengiriman cargo adalah proses mengirimkan barang yang bermuatan banyak sampai dengan syarat pengiriman yang harus dipenuhi.

Sebelum melakukan pengiriman cargo.

Ada baiknya pahami dulu regulasi yang harus kamu ikuti. Agar pengiriman dapat berjalan lancar.

Selain itu, pilihlah jasa ekspedisi cargo sesuai dengan kebutuhan kamu. Apabila masih ada yang belum jelas, langsung tanyakan saja di kolom komen ya.

Semoga bermanfaat.

Author
WRITTEN BY

Aorinka Anendya

Perempuan receh yang gemar menulis dan tertarik akan teknologi. Sedang belajar untuk terus membuat tulisan berkualitas.
ADVERTISEMENT

Related Post

Daftar Lengkap Kantor J&T di Bandung Hingga Jam Buka

4 Feb 2020 BY Nisa Husnainna

Daftar Alamat Lengkap dan Nomor Telepon J&T di Bandung – Untuk Anda yang berdomisili di Bandung atau sedang bingung mencari alamat & nomor telepon ekspedisi J&T, berikut kami paparkan informasi …

Info Alamat Kantor Wahana di Malang Terbaru 2019

15 Jul 2019 BY Nisa Husnainna

Info Alamat Kantor Wahana di Malang Terbaru 2019 – Berikut kami sajikan informasi alamat kantor ekspedisi Wahana di Kota Malang terbaru tahun 2019, lengkap dengan nomor telepon dan juga jam …

Biaya Admin Tokopedia Untuk Penjual Dilengkapi Ilustrasi Perhitungannya

24 Mei 2021 BY Mufti Syawaludin

Marketplace besar seperti Tokopedia memberlakukan biaya admin untuk para penggunanya (Penjual). Hal ini digunakan untuk pemeliharaan sistem agar bisa melayani lebih maksimal lagi. Walau demikian para seller tidak perlu khawatir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *