Tips Mudah Jualan Laris di Facebook

Posted on 6 Dec 2019 By Nisa Husnainna
ADVERTISEMENT

Tips Mudah Jualan Laris di Facebook – Tidak hanya untuk bersosial media, Facebook yang hingga kini masih menjadi media sosial nomor 1 paling banyak digunakan di Indonesia juga dapat kita manfaatkan untuk berjualan.

Bagaimana cara jualan di Facebook agar laris manis? Simak tips jualan di Facebook berikut:

1. Tetapkan Produk / Jasa yang Akan Dijual di Facebook

Hampir sama halnya dengan berjualan di Instagram, untuk berjualan di Facebook kita juga harus menentukan secara spesifik produk atau jasa apa yang akan kita fokuskan untuk dijual.

ADVERTISEMENT

Analisis dengan baik saingan kita (produk/jasa serupa yang sudah lebih dulu dijual di Facebook), serta kaji kelebihan dan kekurangan produk/jasa kita. Mungkin perbedaannya, kompetitor di Facebook lebih sedikit daripada di Instagram.

Tips Jualan di Facebook
Tips Mudah Jualan Laris di Facebook

 

2. Tentukan Target Market untuk Jualan di Facebook

Kita juga perlu menganalisa siapa saja target market kita. Misalnya kita menjual obat-obatan herbal, tentukan lebih rinci lagi untuk usia berapa obat-obatan herbal tersebut diperuntukkan.

Jika obat-obatan tersebut dikonsumsi untuk orang dewasa usia 18 tahun ke atas, berarti target market kita adalah laki-laki dan perempuan usia 18 tahun ke atas.

Sesuaikan konten jualan kita dengan target market, baik dari segi desain maupun bahasa yang digunakan. Apabila kita berjualan untuk orang dewasa, gunakanlah kata-kata yang formal, baik, dan berbobot.

Apabila kita berjualan dengan target pasar remaja atau anak muda, kita bisa menggunakan bahasa yang santai, asik, dan tidak terlalu formal serta desain yang berjiwa muda.

Penting juga untuk menyesuaikan waktu yang paling tepat untuk melakukan posting agar sesuai dengan target pasar.

 

3. Melakukan ‘Add Friend’ atau Menambah Teman yang Sesuai Target

Dalam menambah teman atau ‘add friend’, kita tidak bisa melakukannya dengan asal-asalan. Karena jika kita melakukannya secara asal-asalan (yang penting temannya banyak), maka jualan kita tidak akan optimal karena target pasar tidak sesuai / tidak tepat sasaran.

Salah satu teknik yang harus kita lakukan adalah bagaimana caranya berteman dengan orang-orang tertarget. Artinya, target pertemanan di Facebook harus sesuai dengan apa yang akan dijual nantinya.

Jangan sampai kita menjual kue basah yang siap antar, akan tetapi kita berteman dengan orang-orang di luar kota domisili kita. Apabila kita menjual kue basah, maka carilah orang-orang yang berada di kota kita.

Cara berikutnya untuk menambah teman Facebook yang sesuai target adalah dengan mencari (search) di grup-grup yang berkaitan dengan produk kita.

Cari akun orang yang jualan di Facebook dan telah memiliki pelanggan kemudian add akunnya. Setelah itu, silakan add akun orang-orang yang memberi komentar terhadap produknya (tentunya harus perhatikan domisili orang tersebut).

Dengan demikian, kita akan mempunyai teman Facebook yang sangat tertarget untuk jualan. Silakan lakukan semaksimal mungkin sampai mencapai 5000 pertemanan (hal ini bisa dilakukan sambil mulai jualan).

Catatan penting, jangan melakukan ‘add friend’ lebih dari 50 akun per hari. Hal ini akan dianggap spam oleh pengelola facebook yang akan berdampak penghapusan akun kita secara permanen.

 

4. Manage ‘Add Friend’

Melakukan ‘Add Friend’ tidak sulit, bukan? Kita bisa segera melakukannya dengan menambahkan cukup 10 orang di pagi hari, 10 orang di siang hari, dan 10 orang di malam hari.

Jika sudah terbiasa dan lancar tanpa mendapat peringatan dari Facebook, tingkatkan lagi secara bertahap, misal 20 atau 30 add friend masing-masing di pagi, siang, dan malam hari.

Setelah 5 Hari, lakukan aktivitas rutin di atas, lalu biarkan dua hari tidak Add Friend, lalu hari ke 7 lakukan Clean. Clean adalah menghapus permintaan pertemanan yang tidak direspon/tidak di-approved. Tujuannya untuk mengurangi risiko blokir FB.

 

5. Memancing Target Pasar Membeli Produk / Jasa Kita

Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk memancing perhatian target pasar kita (calon pembeli). Yang pertama adalah memposting foto-foto yang benar-benar asli dan bagus agar kita terlihat benar-benar ‘niat’ jualan. Hehehe.

Yang kedua yaitu responsif terhadap pertanyaan-pertanyaan dan komentar dari pembeli. Karena pembeli cenderung membeli barang ke penjual yang cepat merespon.

Pembeli membutuhkan informasi cepat tentang produk/jasa yang kita jual, bagaimana cara menggunakan produk/jasa yang kita jual, dan lain sebagainya. Kecepatan membalas kita merupakan pemikat yang akan menarik perhatian konsumen.

 

Selamat mencoba jualan di Facebook! 🙂

 

Pelajari apa itu leads dan pentingnya leads dalam sektor bisnis: https://pluginongkoskirim.com/apa-itu-leads-prospek-arti-dan-pentingnya-leads/

 

ADVERTISEMENT
`
Author
WRITTEN BY

Nisa Husnainna

Nisa is a technical and marketing Content Writer at Tonjoo. She was previously writing for a multinational IT company and also a Reporter at her campus magazine. Since High School, she has been writing at her blog and discovered her passion in blogging. When she's not working, she enjoys traveling, reading, cooking, and try new things.
ADVERTISEMENT

Related Post

Cara Top Up OVO Lewat Merchant, Minimarket, dan Bank [Lengkap]

9 Jun 2020 BY Ifan Prasya

Banyak sekali alternatif cara top up OVO. Mulai dari gerai resmi, minimarket, hingga bank (mobile banking, ATM, internet banking). Hampir semuanya bisa dilakukan via aplikasi. Mudah & praktis. Biaya isi …

Strategi Pemasaran: Menangkan Hati Pelanggan di Ketatnya Persaingan

1 Jul 2020 BY Ifan Prasya

Kalau Anda sedang bingung untuk menentukan strategi pemasaran, silakan baca artikel ini sampai habis. Karena kami telah merangkum beragam strategi yang telah terbukti berhasil. Ada juga penjelasan tentang bagaimana cara …

7+ Toko Online Gratis Ongkir di Indonesia

31 Dec 2019 BY Nisa Husnainna

7+ Toko Online Gratis Ongkir di Indonesia – Yang namanya belanja di toko online memang menyenangkan, ya… Apalagi kalau ongkos kirimnya gratis, pasti lebih menyenangkan lagi.   Eh, tapi memangnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *