Tugas Admin Gudang, Tanggung Jawab, Kualifikasi, dan Gaji

Anisa 15 Sep 2023 5 Menit 0

Apa tugas admin gudang? Admin gudang bertugas mengelola dan mengatur administrasi gudang, mulai dari data stock opname, aset gudang, memperbarui database HPP, barang reject, inbound, outbond, hingga membantu membuat pre-order dan purcahse plan.

Saking banyaknya peran dan tugas seorang admin gudang, keberadaannya sangat penting bagi perusahaan karena berkaitan erat dengan anggaran dan perencanaan keuangan di masa depan.

Satu lagi, sekilas tugas dan tanggung jawab admin gudang tidak berbeda jauh dari admin logistik, tetapi keduanya berbeda.

Nah, apa tanggung jawab, skill, kualifikasi, dan perbedaan antara admin gudang dengan admin logistik? Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Apa itu Admin Gudang

Admin gudang adalah karyawan atau pekerja yang bertanggungjawab atas pengelolaan administrasi persediaan di gudang atau fasilitas penyimpanan.

Posisi ini bertanggung jawab menjaga efisiensi dan produktivitas gudang, mengoptimalkan biaya penyimpanan, meminimalisir kerugian akibat overstock, dead stockhingga memastikan persediaan barang sudah sesuai pengeluaran anggaran, sehingga operasi gudang berjalan dengan lancar.

Seorang admin gudang biasanya juga bersikap kooperatirf dan komunikatif dengan kepala gudang supaya tidak terjadi kesalahpahaman dalam pengelolaan aset gudang.

2. Tugas Admin Gudang

Umumnya tugas admin gudang adalah memastikan bahwa pengelolaan barang, mulai dari barang masuk dan keluar sesuai dengan laporan perusahaan.

Ada pun tugas spesifik admin gudang sebagai berikut:

2.1. Mengelola Administrasi Persediaan dan Stock Opname

Tugas admin gudang yang pertama adalah mengelola seluruh aspek yang terkait dengan barang atau produk yang tersimpan di gudang.

Kegiatan ini mencakup pencatatan penerimaan dan pengeluaran barang, pengaturan sistem pencatatan persediaan (biasanya menggunakan software atau aplikasi yang disediakan oleh perusahaan), dan memastikan data persediaan tetap akurat dan terkini.

Admin gudang juga bertanggung jawab untuk memantau level persediaan, mengidentifikasi kekurangan atau kelebihan stok, dan berkoordinasi dengan tim pengadaan atau manajemen persediaan (inventory management) untuk mengatur pembelian atau penghapusan barang sesuai kebutuhan.

Selain itu, admin gudang juga mesti mengkoordinasikan tim yang akan melakukan penghitungan, memeriksa keberlanjutan persediaan, dan menyusun laporan hasil stock opname.

2.2. Mencatat Pendistribusian Barang

Admin gudang juga harus mencatata setiap kali barang-barang keluar dari gudang untuk didistribusikan ke lokasi tujuan tertentu.

Tujuan utama dari pencatatan pendistribusian barang ini adalah untuk menjaga ketelitian dan transparansi dalam manajemen stok serta memastikan bahwa barang-barang yang dikeluarkan sesuai dengan permintaan dan kebutuhan.

Contohnya nyata tugas admin gudang adalah memastikan bahwa dokumen-dokumen yang relevan seperti faktur, surat jalan pengiriman, atau bukti pengiriman telah disiapkan dengan benar.

Selain itu juga harus berkoordinasi dengan tim pengiriman atau logistik untuk memastikan barang-barang yang dikeluarkan dikirim dengan tepat waktu dan ke lokasi yang sesuai.

2.3. Membantu Membuat PO dan Purchase Plan

Dalam Purchase Order (PO), admin gudang harus mencantumkan detail seperti jenis barang, jumlah yang dipesan, harga, tanggal pengiriman yang diinginkan, dan informasi lain yang relevan.

PO ini nantinya akan membantu memastikan bahwa persediaan gudang dikelola dengan baik dan pesanan dibuat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Begitu pula dengan purchase plan atau perencanaan pembelian, seorang admin gudang biasanya harus merencanakan pembelian berdasarkan perkiraan permintaan masa depan, perhitungan stok yang tersedia, proyeksi penjualan, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi persediaan gudang.

Sebab, rencana pembelian membantu perusahaan merencanakan anggaran dan sumber daya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan persediaan secara efisien.

2.4. Administrasi Proses Inbound dan Outbound

Salah satu tugas admin gudang adalah bertanggung jawab untuk menerima barang-barang yang tiba di gudang dari pemasok atau produsen (inbound).

Proses ini melibatkan proses pemeriksaan barang, penghitungan jumlah, dan penerimaan fisik barang, informasi seperti jumlah, kondisi barang, nomor batch (jika ada), dan dokumentasi lainnya perlu dicatat dengan akurat.

Pada proses outbound, admin gudang harus mengambil barang-barang yang diperlukan dari penyimpanan gudang sesuai dengan pesanan tersebut (picking barang) yang meliputi pemilihan barang, pemeriksaan kualitas, dan pencatatan jumlah yang diambil.

2.5. Mengajukan Anggaran ke Bagian Finance

Admin gudang harus bekerja sama dengan manajemen gudang dan departemen terkait untuk merencanakan anggaran yang diperlukan untuk operasi gudang selama periode tertentu, seperti satu tahun ke depan.

Tugas ini mencakup kegiatan seperti operasi gudang, gaji karyawan, biaya sewa gudang, perawatan peralatan, bahan kemasan, dan lain sebagainya.

3. Tanggung Jawab Admin Gudang

Tanggung jawab admin gudang dari satu perusahaan ke perusahaan lain tentunya berbeda, tergantung jenis industri, kegiatan bisnis, dan kebijakannya.

Pages: 1 2

Bagikan ke:
Diarsipkan di bawah:
Anisa
Ditulis oleh

Anisa

Seorang Content Writer SEO dan Content Creator yang suka belajar hal-hal baru, terutama tentang transformasi dunia digital agar bermanfaat dan memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang relevan saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *